Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

4 Fakta Unik Jelang PSIS Semarang Vs Persib Bandung

PSIS Semarang saat menghadapi Persib Bandung pada putaran pertama Liga 1 Indonesia 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)
PSIS Semarang saat menghadapi Persib Bandung pada putaran pertama Liga 1 Indonesia 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)
Intinya sih...
  • PSIS Semarang dalam momentum kurang positif jelang melawan Persib Bandung
  • PSIS memiliki catatan buruk dalam head to head dengan Persib Bandung
  • Persib Bandung juga tidak optimal dengan tiga laga terakhir berakhir imbang
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Liga 1 Indonesia 2024/2025 pekan ke-5 akan menyajikan banyak pertandingan sengit. Salah satunya ada pertandingan PSIS Semarang versus Persib Bandung. Bentrok dua tim yang identik dengan warna kebesaran biru ini akan diselenggarakan di Stadion Si Jalak Harupat, Kab. Bandung, Minggu (15/9/2024) 19.00 WIB.

Ini menjadi pertandingan sarat gengsi bagi PSIS dan Persib. Maklum, kedua kesebelasan sama-sama dikenal memiliki kedalaman skuad yang mumpuni. Apalagi, PSIS dan Persib turut dikenal mempunyai banyak pendukung yang fanatik. Itu mendukung asumsi bentrok mereka akan menyedot animo besar dari pendukung masing-masing.

Yuk, intip preview jelang pertandingan PSIS vs Persib agar mendapat informasi menarik!

1. Catatan apik PSIS terhenti di tangan Dewa United

PSIS Semarang saat menghadapi Persib Bandung pada putaran pertama Liga 1 Indonesia 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)
PSIS Semarang saat menghadapi Persib Bandung pada putaran pertama Liga 1 Indonesia 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)

PSIS Semarang dalam momentum kurang positif jelang melawan Persib Bandung pada pekan ke-5 Liga 1 2024/2025. Mereka baru menelan kekalahan 1-2 dari Dewa United pada laga terakhir. Hasil itu pun memutus catatan apik PSIS dalam 2 laga sebelumnya yang berakhir dengan 2 kemenangan beruntun atas Persis Solo dan PSBS Biak.

Bintang PSIS, Alfeandra Dewangga, menganggap kekalahan dari Dewa United diakibatkan karena kesalahan-keselahan yang masih ia lakukan bersama rekan-rekannya sendiri. "Kami melakukan kesalahan sendiri yang membuat Dewa United bisa memanfaatkan kesalahan yang kami lakukan menjadi gol. Selamat untuk Dewa United dan kami akan memperbaiki permainan pada laga-laga berikutnya,” kata Alfeandra Dewangga merujuk Liga Indonesia Baru.

Dari pernyataan Alfeandra Dewangga tersebut, hal itu menandakan PSIS masih memiliki kekurangan di Liga 1 2024/2025. Salah satunya pemain Tim Laskar Mahesa Jenar yang masih kerap melakukan kesalahan di atas lapangan. Ini jelas menjadi pekerjaan yang wajib dibenahi PSIS saat bersua Persib pada laga berikutnya.

2. Jadwal padat, PSIS memaksimalkan persiapan lawan Persib

PSIS Semarang saat menghadapi Persib Bandung pada putaran pertama Liga 1 Indonesia 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)
PSIS Semarang saat menghadapi Persib Bandung pada putaran pertama Liga 1 Indonesia 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)

Di satu sisi, seluruh tim kontestan Liga 1 2024/2025 tengah dihadapkan dengan jadwal padat pada September 2024. Termasuk PSIS Semarang, mereka juga menatap laga pekan ke-5 kontra Persib Bandung hanya berjarak beberapa hari dari pekan sebelumnya. Hal itu jelas menjadi tantangan tersendiri bagi pasukan Laskar Mahesa Jenar.

Meski demikian, PSIS tetap akan berupaya memaksimalkan persiapan menjelang bersua Persib di Liga 1 2024/2025. "Selanjutnya kami akan mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Persib Bandung. Ini tentu laga yang sulit, jadi kami harus bersiap meski waktu yang terbilang singkat dan harus lebih fokus lagi,” kata pelatih PSIS, Gilbert Agius.

3. PSIS dihantui rekor buruk dari Persib

PSIS Semarang saat menghadapi Persib Bandung pada putaran pertama Liga 1 Indonesia 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)
PSIS Semarang saat menghadapi Persib Bandung pada putaran pertama Liga 1 Indonesia 2023/2024. (instagram.com/psisfcofficial)

PSIS Semarang sialnya memiliki catatan buruk lain jelang menghadapi Persib Bandung pada pekan ke-5 Liga 1 2024/2025. Mereka kalah telak dalam catatan head to head. Buktinya, PSIS baru meraup 2 kemenangan dari total 14 pertemuan atas Persib sedangkan sisanya berkesudahan 2 seri dan 10 kalah.

Lebih parahnya, PSIS tak pernah mengalahkan Persib dalam delapan pertemuan terakhir di seluruh ajang. Catatan yang dibukukan Tim Laskar Mahesa Jenar itu adalah mengemas 1 hasil seri dan 7 hasil kalah. Terakhir kali, kemenangan PSIS (3-0) atas Persib mesti terjadi pada putaran kedua Liga 1 2018.

PSIS juga minor saat bersua Persib bila berkaca pada dua pertemuan terakhir di Liga 1 musim 2023/2024 lalu. Pada putaran pertama kompetisi, PSIS bahkan dipermalukan Persib 1-2 di Stadion Jatidiri. PSIS kemudian dibantai 0-3 saat bertandang ke markas Persib pada putaran kedua Liga 1 2023/2024.

4. Tiga laga terakhir Persib selalu seri di Liga 1 2024/2025

Arema FC dalam laga melawan Persib Bandung pada putaran kedua Liga 1 2023/2024. (instagram.com/aremafcofficial)
Arema FC dalam laga melawan Persib Bandung pada putaran kedua Liga 1 2023/2024. (instagram.com/aremafcofficial)

Untungnya, PSIS Semarang diuntungkan dengan kondisi Persib Bandung yang tidak optimal pula. Kubu lawan ternyata tidak mampu meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di Liga 1 2024/2025. Persib rupanya mengonversi seluruh pertandingan tersebut dengan hasil imbang.

Persib memang selalu ditahan lawan-lawan mereka dalam tiga laga terakhir Liga 1 2024/2025. Buktinya, Persib hanya imbang ketika bersua Dewa United (2-2), Arema FC (1-1), dan PSM Makassar (0-0). Walau begitu, rapor tersebut tidak bisa menjadi tolok ukur memberi keuntungan bagi PSIS karena Persib adalah tim gemerlap pemain bintang yang sulit dikalahkan.

PSIS Semarang dipastikan akan kesulitan mencuri poin saat berkunjung ke markas Persib Bandung pada pekan ke-5 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Itu tidak lepas dari catatan buruk yang dibukukan Tim Laskar Mahesa Jenar sepanjang sejarah pertemuan kontra Persib di seluruh ajang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
rizkilutfi
Editorrizkilutfi
Follow Us