Fernandinho (instagram.com/psisfcofficial)
Berasal dari Brasil—negara produsen seniman lapangan hijau—Fernandinho digadang-gadang bakal menjadi roh permainan dengan goyangan magis khas Samba. Ia didatangkan pada musim Liga 1 2024/2025 dengan target utama memanjakan para penyerang PSIS lewat umpan-umpan mematikan.
Jauh panggang dari api, performanya terhitung amat pas-pasan untuk ukuran kuota pemain asing. Sepanjang musim berjalan, ia hanya diberi kepercayaan turun di 9 pertandingan (350 menit) dan mentok hanya sanggup memproduksi 1 assist. Merasa investasi ini merugikan dan tidak efisien, namanya pun resmi dicoret bersamaan dengan Taufee Skandari.
Tabel Perbandingan Statistik Pemain Gagal
Nama Pemain | Musim | Posisi | Statistik Utama di PSIS | Masalah Utama |
|---|
Chevaughn Walsh | 2021/2022 | Striker | 10 Main / 1 Gol | Fisik kurang ideal, lamban, mandul |
Evandro Brandao | 2024/2025 | Striker | 8 Main / 2 Gol | Cedera parah sejak awal bergabung |
Akhlidin Israilov | 2018 | Gelandang | 5 Main / 0 Gol | Kalah fisik, tidak cocok iklim Liga 1 |
Taufee Skandari | 2024/2025 | Gelandang | 7 Main / 0 Gol | Gagal adaptasi, minim visi bermain |
Fernandinho | 2024/2025 | Gelandang | 9 Main / 1 Assist | Kontribusi minim, kalah bersaing |
Bursa transfer dalam dunia sepak bola memang selalu penuh misteri; CV mentereng di masa lalu belum tentu menjadi garansi kesuksesan di rumput yang baru. Proses adaptasi cuaca, gaya bermain liga, hingga mentalitas personal sangat menentukan nasib seorang pemain asing.
Nah, dari kelima nama yang bikin geregetan di atas, menurutmu, performa zonk siapa nih yang paling bikin kamu susah move on saking jengkelnya? Yuk, tumpahkan uneg-uneg sepak bolamu di kolom komentar!