Persak Kebumen melakoni laga dengan tidak mudah menghadapi Persigar Garut. Skuad Laskar Joko Sangkrip Walet Emas langsung mendapat tekanan lewat permainan agresif yang ditampilkan kubu lawan. Ini membuat Persak cukup kesulitan mengembangkan skema permainan sepanjang 20 menit pertama.
Persigar Garut mampu memberikan ancaman lewat beberapa peluang. Tim asal Jawa Barat itu nyaris mencetak gol cepat melalui bola sepakan Hakam Mizan pada menit ke-8. Upaya tendangan jarak jauh dari kapten Persigar, Asep Budi Santoso, juga hampir mengoyak jala Persak Kebumen pada menit ke-15.
Sementara itu, Persak Kebumen baru menciptakan peluang pertama melalui determinasi Fahrizal Galuh. Pemain bernomor punggung 19 itu hampir mengubah angka di papan skor pada menit ke-22. Sayangnya, upaya Fahrizal melalui aksi pergerakan individu menemui jalan buntu setelah bola penyelesaian akhirnya ditepis kiper Persigar Garut, Resa Saputra.
Peluang kedua tim Laskar Joko Sangkrip Walet Emas tercipta pada menit ke-36. Mereka nyaris membobol gawang Persigar Garut lewat tandukan kepala Wiga Brilian. Hanya saja, upaya pemain kelahiran 4 Juli 1999 itu masih melebar tipis dari sasaran. Skor kaca mata 0-0 pun bertahan hingga babak pertama usai.