Persekat Tegal Susah Payah Hadapi 10 Pemain PSIM Yogyakarta

Tegal, IDN Times - Persekat Tegal gagal membukukan hasil optimal pada pertandingan pekan ke-15 Grup 2 Liga 2 Indonesia 2024/2025. Menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Tri Sanja, Tegal, kedua kesebelasan hanya bermain imbang 0-0 pada Sabtu (4/1/2025) malam.
Persekat melakoni pertandingan tidak mudah kontra PSIM. Maklum, kubu lawan adalah salah satu tim papan atas di papan klasemen sementara Grup 2 Liga 2 2024/2025. Tidak heran jika Persekat mesti bersusah payah menghadapi PSIM walau bermain di depan pendukung sendiri.
Sepanjang 20 menit pertama, Persekat bermain di bawah kendali tim tamu. PSIM terus mempertontonkan pola permainan agresif dengan percaya diri tinggi. Bahkan, PSIM langsung membuat gebrakan dengan membukukan dua peluang apik melalui determinasi Omid Popalzay pada menit 17 dan 20. Hanya saja, seluruh peluang yang diciptakan playmaker asal Afganistan itu selalu dapat dimentahkan oleh kiper Persekat.
Persekat tampil lebih berani setelah memasuki pertengahan babak. Dengan determinasi Felipe Ryan di sektor gelandang, mereka berangsur-angsur menemukan skema permainan yang diinginkan. Hal terbukti setelah Persekat menorehkan peluang-peluang apik lewat upaya Chrystna Bhagascara (31'), Firmansyah (34'), dan Felipe Ryan (44'). Meski tak berbuah gol, ini adalah bukti mereka mulai lepas dari tekanan yang dilancarkan PSIM.
Di sisi lain, tetap tidak ada gol tercipta hingga paruh pertama tuntas.
Persekat dan PSIM langsung memulai jalannya babak kedua dengan tensi pertandingan tinggi. Mereka saling melakukan jual-beli serangan demi memecah kebuntuan. Akan tetapi, kedua kesebelasan masih gagal mewujudkan misi tersebut hingga pertengahan babak kedua. Persekat dan PSIM masih sama-sama memiliki persoalan dalam penyelesaian akhir.
Pada menit 69, Persekat diuntungkan dengan satu pemain PSIM yang harus mandi lebih cepat. Pemain itu adalah Muhammad Fariz. Bek andalan PSIM itu diberi ganjaran kartu merah (kartu kuning kedua) lantaran melakukan pelanggaran keras kepada salah satu pemain Persekat.
Namun, sayangnya, Persekat gagal memanfaatkan keuntungan yang ada. Mereka tidak mampu menjebol gawang PSIM meski diunggulkan lewat jumlah pemain. Bahkan, hingga laga tuntas, 11 pemain Persekat tetap tak mampu meraih kemenangan melawan 10 pemain PSIM di hadapan pendukung sendiri. Laga ini berakhir imbang 0-0 untuk kedua kesebelasan.