Purbalingga, IDN Times - Persibangga Purbalingga menuntaskan babak 16 besar putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 dengan rapor tanpa kekalahan. Tim berjuluk Laskar Jenderal Soedirman ini melakukannya usai imbang melawan PSN Ngada pada laga terakhir Grup AA, Kamis (25/6/2026), di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Skor laga berakhir 1-1.
Persibangga Tak Terkalahkan, Apa Rahasia Laskar Jenderal Soedirman?

- Persibangga Purbalingga menutup babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026 tanpa kekalahan setelah bermain imbang 1-1 melawan PSN Ngada di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta.
- Laskar Jenderal Soedirman sempat unggul cepat lewat gol Muhammad Ubaid, namun PSN Ngada menyamakan kedudukan melalui penalti Lazarus Sinim pada menit ke-83.
- Hasil imbang tersebut membuat Persibangga finis sebagai runner-up Grup AA dengan tujuh poin dan memastikan langkah mereka ke babak 8 besar dengan modal tak terkalahkan.
Persibangga sebenarnya menampilkan perfoma ciamik dalam laga kontra PSN Ngada. Skuad Laskar Jenderal Soedirman mampu unggul lebih dulu lewat gol cepat Muhammad Ubaid. Sayangnya, Persibangga gagal mempertahankan keunggulan mereka lantaran kecolongan pada babak kedua.
1. Persibangga unggul cepat lewat gol Muhammad Ubaid
Persibangga Purbalingga memiliki rasa percaya diri tinggi menghadapi PSN Ngada. Tim Laskar Jenderal Soedirman mampu unggul lebih dahulu pada menit ke-3. Persibangga mencetak gol cepat lewat determinasi Muhammad Ubaid setelah memanfaatkan kesalahan antisipasi bola dari kiper PSN Ngada.
PSN Ngada merespons gol tersebut dengan meningkatkan tempo permainan. Tim asal Nusa Tenggara Timur (NTT) ini mulai agresif dengan menekan barisan pertahanan Persibangga dari berbagai sisi lapangan. Namun, upaya PSN Ngada untuk mencetak gol balasan menemui jalan buntu hingga pertengahan babak.
Persibangga kembali menebar ancaman ke gawang PSN Ngada pada menit ke-33. Laskar Jenderal Soedirman menciptakan peluang emas kedua melalui Afif Teguh. Sayangnya, upaya pemain bernomor punggung 17 itu untuk menggenapkan keunggulan Persibangga urung terjadi karena eksekusi bola yang melebar tipis dari sasaran.
Laga berlangsung makin sengit. Persibangga dan PSN Ngada kompak melakukan jual beli serangan dengan skema permainan atraktif di lapangan. Hanya saja, usaha kedua kesebelasan untuk mengubah angka di papan skor mengalami kebuntuan hingga babak pertama usai. Ini membuat Persibangga unggul sementara 1-0.
2. Persibangga kecolongan pada babak kedua
PSN Ngada langsung berinisiatif mengambil alih permainan pada awal babak kedua. Mereka tampil lebih agresif dengan menciptakan beberapa peluang. Bahkan, PSN Ngada hampir membuat gebrakan setelah eksekusi bola salah satu pemainnya membentur mistar gawang Persibangga Purbalingga pada menit ke-51.
Kejutan terjadi saat memasuki sepertiga terakhir waktu pertandingan. PSN Ngada berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat sepakan titik putih Lazarus Sinim pada menit ke-83. Sebelumnya, PSN mendapat hadiah penalti setelah bek Persibangga, Bayu Eko, melakukan pelanggaran di kotak terlarang.
Gol tersebut memantik para penggawa Persibangga untuk bermain lebih agresif. Laskar Jenderal Soedirman tercatat beberapa kali menciptakan peluang ke gawang PSN Ngada. Namun, upaya Persibangga untuk menambah keunggulan gagal terwujud hingga wasit meniup peluit akhir. Ini membuat laga berakhir imbang 1-1.
3. Persibangga melaju ke babak 8 besar dengan bekal cukup mumpuni
Hasil tersebut memastikan catatan positif Persibangga Purbalingga terjaga. Skuad Laskar Jenderal Soedirman tak sekali pun mengalami kekalahan pada babak 16 besar Liga 4 Piala Presiden 2026. Mereka membukukan kemenangan atas 757 Kepri Jaya FC dan Persikotas Tasikmalaya serta imbang kontra PSN Ngada.
Rapor tersebut membuat Persibangga menduduki posisi runner-up di klasemen akhir Grup AA dengan 7 poin dari 3 laga. Laskar Jenderal Soedirman berada di bawah PSN Ngada lantaran kalah jumlah selisih gol. Kendati demikian, itu tetap menjadi capaian berharga Persibangga jelang mengarung babak 8 besar Liga 4 Piala Presiden tahun ini.




.jpg)









.jpg)


