Comscore Tracker

Healing ke Air Terjun Jumog, Ini 4 Aktifitas Yang Bisa Dilakukan

Memiliki aksesibilitas dan fasilitas yang ramah disabilitas.

Air Terjun Jumog menjadi salah satu spot wisata ke wilayah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah tepatnya di Lerang Gunung Lawu. Air terjun yang berada di di Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar ini berjarak kurang lebih 23 kilogram dari Kota Karanganyar.

Tak perlu berjalan jauh, lokasi air terjun Jumog sendiri sangat mudah untuk diakses menggunakan mobil dan motor. Air terjun ini menjadi favorit wisatawan ketika hari libur , banyak orang yang berkunjung ke air terjun eksotis di lereng Gunung Lawu.

Harga tiket masuk Air Terjun Jumog sendiri juga cukup terjangkau yakni sebesar Rp15.000 ribu per orang. Obyek wisata ini dibuka setiap hari mulai jam 08.00 WIB - 17.00 WIB.

Berikut empat aktivitas yang menarik saat berkunjung ke Air Terjun Jumog:

Baca Juga: 9 Portraits of Exciting Sakura Hills Tawangmangu Tourism, Japanese-Style Rides

1. Disuguhi keindahan alam dan segarnya air gunung.

Healing ke Air Terjun Jumog, Ini 4 Aktifitas Yang Bisa DilakukanAir terjun Jumog, Karanganyar. (IDN Times/Larasati Rey)

Air Terjun Jumog memiliki ketinggian 12 meter, air terjun ini mengalir deras setiap hari. Tebing-tebing hijau yang melingkar di sekitar lokasi air terjun menjadi daya tarik tersendiri. Tak hanya itu, aliran sungai yang jernih dari air terjun menjadikan suasana alam yang menenangkan hati.

Banyak wisatawan yang datang kesini bisa bebas bermain air, pasalnya air yang mengalir dari Air Terjun Jumog cinderung dangkal.

Tak hanya itu, sejuknya udara gunung cocok bagi mereka yang ingin sejenak melupakan bagaimana udara panas di perkotaan. Air terjun yang berasal dari gunung pun terasa dingin dan menyegarkan ketika disentuh.

Hanya duduk diam sembari menyaksikan keindahan air terjun yang dikelilingi tumbuhan hijau sudah mampu menghadirkan nuansa relaksasi yang begitu nyaman. Tidak ketinggalan, suara air terjun juga begitu merdu untuk didengar.

2. Mandi di kolam renang dari sumber air terjun.

Healing ke Air Terjun Jumog, Ini 4 Aktifitas Yang Bisa DilakukanAir terjun Jumog, Karanganyar. (IDN Times/Larasati Rey)

Tak hanya menikmati alam di Air Terjun Jumog, berwisata kesana tak cukup jika tidak merasakan segarnya air terjun Gunung Lawu tersebut. Di lokasi tersebut juga menyediakan kolam renang anak.

Bahkan obyek wisata ini juga cocok digunakan untuk bermain air karena alirannya yang tidak terlalu deras.

Tak hanya anak-anak, orang dewasa pun bisa bermain air di sekitar air terjun. Namun pengujung, tetap saja siapa pun yang bermain air harus berhati-hati. Ada beberapa batu yang licin ketika ditapaki.

3. Berswafoto atau hunting foto alam.

Healing ke Air Terjun Jumog, Ini 4 Aktifitas Yang Bisa DilakukanAir terjun Jumog, Karanganyar. (IDN Times/Larasati Rey)

Menikmati panorama Air Terjun Jumog tak lengkap jika tidak diabadikan menggunakan layar kamera. Kabanyakan mereka yang datang ke Air Terjun Jumog akan mengeluarkan perangkat kameranya, khususnya untuk berswafoto.

Keindahan Air Terjun Jumog juga menjadi obyek foto yang pas bagi para pencinta fotografi. Teknik favorit yang cocok untuk mengabadikan air terjun adalah long exposure. Dengan teknik ini, aliran air terjun akan tampak begitu lembut.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah, Air Terjun Jumog merupakan kawasan basah sehingga kamera harus dijaga agar tidak sampai jatuh. Jika sampai tercebur ke air, maka kemungkinan besar perangkat kamera akan rusak.

4. Kuliner khas Karangayar sembari menikmati aliran air di pinggir sungai.

Healing ke Air Terjun Jumog, Ini 4 Aktifitas Yang Bisa DilakukanAir terjun Jumog, Karanganyar. (IDN Times/Larasati Rey)

Sembari menikmati pesona Air Terjun Jumog, pengujung juga bisa menjajal kuliner yang disediakan oleh penjual makanan disana. Uniknya, makan disana bisa sambil bermain air atau berfoto di pinggir aliran sungai Jumog.

Tak hanya itu, para wisatawan juga bisa menikmati kuliner khas Gunung Lawu yang identik dengan Sate Landak dan Sate Kelinci. Salah seorang pengujung asal Solo, Inoel Kusumastuti mengaku baru pertama kali berkunjung ke Air Terjun Jumog. Ia mengaku, fasilitas dan aksesibilitas di Air Terjun Jumog sudah sangat memadai terutama untuk para disabilitas.

"Bagus ya disini, jarang ada wisata alam yang masih memperdulikan aksesibilitas khususnya untuk kaum difabel, selain itu jarak antara lokasi parkir dengan air terjun juga dekat, tak perlu jalan jauh," ungkapnya saat ditemui IDN Times, Minggu (18/08/2022).

Baca Juga: 5 Tempat Makan, Kafe Outdoor Instagramable di Karanganyar

Topic:

  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya