Museum Lokananta. (IDN Times/Larasati Rey)
Lokananta sendiri merupakan perusahaan rekaman, studio rekaman, sekaligus pabrik piringan hitam, CD, dan kaset milik negara yang legendaris ini telah merilis ribuan karya dari para seniman besar musik Indonesia, diantaranya Gesang, Waldjinah, Buby Chen, Titiek Puspa, Bing Slamet, Sam Saimun, hingga Ki Narto Sabdo.
Lokananta yang eksis sejak 66 tahun lalu telah mengarungi berbagai lautan peristiwa nasional yang mewakili ombak zamannya.
Mulai dari periode emasnya di era '60-an, 70-an, 80-an hingga periode kebangkrutannya pada era'90-an hingga awal 2000-an. Telah banyak upaya untuk membangkitkan kembali Lokananta. Sebagai contoh, para seniman seperti mendiang Glenn Fredly, Efek Rumah Kaca, White Shoes and the Couples Company, Shaggydog. The Hydrant, Didi Kempot, hingga Slank pemah melakukan rekaman di Lokananta.