Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Air Terjun di Karanganyar yang Adem, Pas Buat Ngiyup dari Cuaca Panas

6 Air Terjun di Karanganyar yang Adem, Pas Buat Ngiyup dari Cuaca Panas
Air terjun Jumog, Karanganyar. (IDN Times/Larasati Rey)
Intinya Sih
  • Karanganyar di lereng Gunung Lawu dikenal sebagai surga wisata alam dengan udara sejuk dan panorama hijau, menawarkan enam air terjun eksotis yang cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk kota.
  • Setiap air terjun memiliki daya tarik unik, mulai dari Grojogan Sewu yang legendaris, Jumog dengan tiga cabang aliran air, hingga Kedung Sriti yang tersembunyi di tengah rimbunnya pepohonan.
  • Dengan jarak sekitar 35–41 km dari Kota Solo dan tiket masuk terjangkau, destinasi ini mudah dijangkau serta dilengkapi fasilitas ramah wisatawan seperti kuliner lokal dan spot foto estetik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Karanganyar, IDN Times – Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, memang menjadi surganya para pencinta wisata alam. Terletak di lereng Gunung Lawu, wilayah ini menyimpan deretan air terjun eksotis yang menawarkan udara sejuk dan panorama hijau nan asri.

Bagi kamu yang ingin rehat sejenak dari penatnya aktivitas kota, menjelajahi air terjun di Karanganyar adalah pilihan terbaik. Jaraknya terbilang dekat dari Kota Solo dan harga tiket masuknya sangat ramah di kantong.

Yuk, simak 5 rekomendasi air terjun terbaik di Karanganyar berikut ini lengkap dengan fakta menarik, tarif, dan estimasi waktu tempuhnya!

1. Air Terjun Jumog

Air terjun Jumog, Karanganyar. (IDN Times/Larasati Rey)
Air terjun Jumog, Karanganyar. (IDN Times/Larasati Rey)

Sering dijuluki sebagai The Lost Paradise, Air Terjun Jumog menawarkan atmosfer ketenangan yang luar biasa dengan suara gemercik air yang berpadu dengan rimbunnya pepohonan.

Fakta Menarik: Berbeda dengan air terjun tunggal, Jumog memiliki keunikan berupa tiga cabang aliran air alami, yaitu Klueng, Kusumajati, dan Jugbleg. Salah satu spot paling ikonik di sini adalah jembatan kayu estetik berlatar air terjun yang sangat Instagramable. Di sepanjang aliran sungainya, terdapat deretan warung kuliner di mana kamu bisa menyantap sate kelinci sambil merendam kaki di air dingin.

Jarak & Waktu Tempuh: Berjarak sekitar 37 km dari Kota Solo (± 55 menit perjalanan).

Lokasi: Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso.

2. Air Terjun Grojogan Sewu

Grojogan sewu (instagram.com/grojogansewutawangmangu)
Grojogan sewu (instagram.com/grojogansewutawangmangu)

Ini adalah destinasi wisata alam paling legendaris dan ikonik di kawasan Tawangmangu yang tidak pernah sepi peminat lintas generasi.

Fakta Menarik: Memiliki ketinggian mencapai 81 meter, Grojogan Sewu menyajikan pemandangan tebing batu raksasa yang megah. Daya tarik unik lainnya adalah kehadiran kawanan kera ekor panjang yang hidup bebas di hutan sekitarnya. Setelah puas bermain air, kamu bisa langsung berburu kuliner hangat khas pegunungan seperti molen tawangmangu dan sate kelinci di sekitar area pintu keluar.

Jarak & Waktu Tempuh: Berjarak sekitar 40 km dari Kota Solo (± 1 jam 1 menit perjalanan).

Lokasi: Jalan Raya Tawangmangu, Beji, Kecamatan Tawangmangu.

3. Air Terjun Sewawar Sedinding

ilustrasi air terjun (pexels.com/pixabay)
ilustrasi air terjun (pexels.com/pixabay)

Bagi pencinta petualangan petualang yang menyukai tempat tenang dan belum terlalu padat, spot yang satu ini wajib dikunjungi.

Fakta Menarik: Kawasan yang dikembangkan sejak 2016 ini sangat unik karena menawarkan konsep two-in-one. Hanya dengan membayar satu tiket masuk, kamu bisa langsung menikmati keindahan dua air terjun sekaligus yang letaknya berdekatan, yaitu Air Terjun Sewawar dan Air Terjun Sedinding yang dikelilingi hutan rakyat yang asri.

Jarak & Waktu Tempuh: Berjarak sekitar 41 km dari Kota Solo (± 1 jam 9 menit perjalanan).

Lokasi: Desa Trengguli, Kecamatan Jenawi.

4. Air Terjun Parang Ijo

Parang Ijo (Instagram.com/parangijo)
Parang Ijo (Instagram.com/parangijo)

Meskipun tidak setinggi Grojogan Sewu, Parang Ijo menawarkan lanskap alam yang sangat fotogenik dan terkesan mistis-alami.

Fakta Menarik: Keindahan utama Parang Ijo terletak pada dinding tebingnya yang tertutup rapat oleh hamparan lumut hijau tebal, tanaman paku-pakuan, dan vegetasi liar. Perpaduan ini menciptakan gradasi warna hijau yang sangat menyegarkan mata. Fasilitas di sini juga sudah sangat lengkap, mulai dari musala, pusat kuliner, hingga spot foto yang tertata rapi.

Jam Operasional: 09.00 – 17.00 WIB.

Jarak & Waktu Tempuh: Berjarak sekitar 37 km dari Kota Solo (± 58 menit perjalanan).

5. Ngargoyoso Waterfall

ilustrasi air terjun (Unsplash.com/Rei Kim)
ilustrasi air terjun (Unsplash.com/Rei Kim)

Inilah salah satu destinasi wisata air paling gres di Karanganyar yang langsung viral dan naik daun sejak awal pembukaannya pada tahun 2024 lalu.

Fakta Menarik: Air terjun setinggi 30 meter ini memiliki aliran air yang luar biasa jernih karena bersumber langsung dari mata air pegunungan yang melewati area persawahan bersih. Di bagian bawahnya, terdapat kolam dangkal alami berkerikil yang sangat aman digunakan anak-anak maupun orang dewasa untuk bermain air atau berenang santai.

Jam Operasional: 08.00 – 17.00 WIB.

Jarak & Waktu Tempuh: Berjarak sekitar 35 km dari Kota Solo (± 56 menit perjalanan).

Lokasi: Kecamatan Ngargoyoso.

6. Air Terjun Kedung Sriti

ilustrasi air terjun (pexels.com/Greg Galas)
ilustrasi air terjun (pexels.com/Greg Galas)

Surga tersembunyi yang menjanjikan ketenangan hakiki ini terletak di perbatasan antara Desa Tengklik dan Desa Kalisoro.

Meski posisinya tidak terlampau jauh dari jalur utama wisata Tawangmangu, destinasi ini masih mempertahankan keasriannya secara murni. Perjalanan menuju titik lokasi Air Terjun Kedung Sriti menyuguhkan petualangan kecil yang seru. Pengunjung harus berjalan kaki (trekking) melewati jalur setapak berupa tanah alami yang dinaungi rimbunnya pepohonan hijau lereng Gunung Lawu.

Begitu tiba di pusat lokasi, rasa lelah akibat berjalan kaki akan langsung terbayar lunas. Kamu akan disuguhi pemandangan air terjun yang mengalir deras di antara celah tebing bebatuan eksotis. Airnya yang dingin dan sebening kristal jatuh menghantam sebuah kedung (kolam alami) kecil di bawahnya, menciptakan harmoni suara gemercik yang menenangkan pikiran.

Lokasi: Berada di antara perbatasan Desa Tengklik dan Desa Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar

Jarak dari Kota Solo: Sekitar 41 kilometer dari Kota Solo ke arah timur menanjak menuju lereng Gunung Lawu.

Jam Buka/Operasional: 06.00 – 17.00 WIB

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest Travel Jawa Tengah

See More