Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Romansa Candi Prambanan, Itinerary Satu Hari Mengejar Senja dan Budaya

Romansa Candi Prambanan, Itinerary Satu Hari Mengejar Senja dan Budaya
Candi Prambanan, Kamis (12/3/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Intinya Sih
  • Candi Prambanan menjadi destinasi utama di Jawa Tengah dan Yogyakarta, dengan panduan perjalanan satu hari untuk menikmati keindahan dan kisah legendarisnya secara maksimal.
  • Itinerary mencakup eksplorasi Candi Siwa, Brahma, Wisnu di pagi hari, tur candi-candi sekitar menggunakan kendaraan listrik saat siang, hingga berburu senja di Candi Plaosan sore hari.
  • Perjalanan ditutup dengan pertunjukan Sendratari Ramayana malam hari yang menampilkan kisah epik Roro Jonggrang berlatar siluet megah Candi Prambanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Klaten, IDN Times - Candi Prambanan tetap menjadi magnet utama pariwisata Jawa Tengah dan Yogyakarta. Namun, banyak wisatawan yang seringkali melewatkan sisi-sisi menarik dari kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini karena manajemen waktu yang kurang tepat.

Bagi Anda yang merencanakan kunjungan, berikut adalah panduan perjalanan (itinerary) menikmati "Romansa Roro Jonggrang" secara maksimal dalam satu hari.

1. Pagi Hari: Menembus Lorong Waktu di Candi Utama

potret Candi Prambanan di Indonesia
potret Candi Prambanan di Indonesia (pexels.com/Pixabay)

Memulai perjalanan sepagi mungkin adalah kunci. Gerbang biasanya dibuka mulai pukul 06.30 atau 07.00 WIB.

Eksplorasi Tiga Candi Dewa: Fokuslah pada Candi Siwa, Brahma, dan Wisnu. Bacalah relief Ramayana secara berurutan dari sisi timur searah jarum jam (Pradaksina).

Mencari Patung Durga: Masuklah ke bilik utara Candi Siwa untuk melihat patung Dewi Durga yang legendaris, yang dipercaya masyarakat lokal sebagai sosok Roro Jonggrang yang dikutuk menjadi batu.

2. Siang Hari: Safari Candi dengan Kendaraan Listrik

Kawasan wisata Candi Prambanan, Senin (23/3/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Kawasan wisata Candi Prambanan, Senin (23/3/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Kompleks Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan memiliki luas lebih dari 80 hektar. Saat matahari mulai terik, hindari berjalan kaki terlalu jauh.

Tips Travel: Sewalah sepeda tandem atau mobil listrik (golf cart) yang tersedia di dekat area pintu masuk.

Arahkan kendaraan Anda ke arah utara menuju Candi Sewu. Di sepanjang jalur ini, Anda akan melewati Candi Lumbung dan Candi Bubrah. Candi Sewu sendiri merupakan kompleks Buddha yang sangat megah dan seringkali jauh lebih sepi dibandingkan candi utama, sehingga sangat cocok untuk sesi foto yang tenang.

3. Sore Hari: Mengejar Senja di "Candi Kembar" Plaosan

Potret Candi Plaosan di Klaten, DIY, Jawa Tengah. (kebudayaan.kemdikbud.go.id/)
Potret Candi Plaosan di Klaten, DIY, Jawa Tengah. (kebudayaan.kemdikbud.go.id/)

Sekitar pukul 15.00 WIB, keluarlah dari kompleks utama menuju Candi Plaosan yang terletak sekitar 2 km ke arah timur.

Candi ini dikenal sebagai "Candi Kembar" dan merupakan simbol cinta beda agama antara Rakai Pikatan (Hindu) dan Pramodawardhani (Buddha). Arsitekturnya yang sangat detail menjadikannya lokasi favorit para fotografer saat golden hour menjelang matahari terbenam.

4. Malam Hari: Klimaks di Panggung Sendratari Ramayana

Pertunjukkan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan (instagram.com/ramayanaprambanan)
Pertunjukkan Sendratari Ramayana di Candi Prambanan (instagram.com/ramayanaprambanan)

Menutup hari di Prambanan tidak akan lengkap tanpa menyaksikan Sendratari Ramayana (Ramayana Ballet). Pertunjukan tari kolosal ini digelar mulai pukul 19.30 WIB.

Panggung Terbuka: Jika cuaca cerah, pilihlah panggung terbuka agar Anda bisa melihat siluet asli Candi Prambanan yang diterangi lampu sorot sebagai latar belakang panggung.

Kisah Epik: Pertunjukan ini merangkum seluruh relief yang Anda lihat di pagi hari menjadi sebuah drama tari yang megah tanpa dialog, namun sangat menyentuh.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest Travel Jawa Tengah

See More