Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Buka Sampai Dini Hari, Ini 5 Kuliner Malam Legendaris di Semarang
Angkringan Pak Gik (instagram.com/angkringanpakgikgajahmada)
  • Semarang dikenal dengan kuliner malam legendaris yang tetap ramai hingga dini hari, menawarkan berbagai pilihan makanan khas dengan rating tinggi di Google Review.
  • Lima tempat populer termasuk Nasi Ayam Bu Sami, Bakmi Jowo Dul Noemani, dan Nasi Kucing Pak Gik yang buka hingga subuh dengan cita rasa autentik dan harga ramah kantong.
  • Gudeg Koyor Mbak Tum serta Nasi Goreng Babat & Gongso Pak Sumarsono menjadi favorit pencinta kuliner malam berkat kelezatan bumbu khas Semarangan dan suasana hangat di tengah kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Kota Semarang tidak pernah kehabisan cerita kalau soal urusan memanjakan lidah, bahkan saat jarum jam sudah melewati tengah malam. Bagi para pemburu makanan malam (night owl) atau kamu yang mendadak lapar di jam-jam tidur, ibu kota Jawa Tengah ini punya sederet jagoan kuliner yang justru makin ramai saat dini hari.

Gak kaleng-kaleng, tempat makan ini berstatus legendaris karena sudah bertahan lintas generasi dan divalidasi oleh ribuan ulasan positif dengan rating tinggi di Google Review.

Siapkan barisan menu berikut untuk menyelamatkan perut keronconganmu saat tengah malam di Semarang!

1. Nasi Ayam Bu Sami (Simpang Lima)

Nasi Ayam Bu Sami (google.com/maps/Sofwan Fath)

Kalau kamu mencari kuliner yang benar-benar "ramah tengah malam", Nasi Ayam Bu Sami adalah jawabannya. Warung lesehan legendaris yang berada di kawasan pusat kota Simpang Lima ini baru menggelar tikarnya sekitar pukul 22.30 WIB hingga pukul 06.00 pagi.

Mengantongi rating 4,2/5 dari ribuan ulasan di Google, tempat ini adalah penyelamat lapar paling ikonik di Semarang. Seporsi nasi gurih hangat disajikan dengan suwiran ayam, tahu bacem, sayur labu siam manis-pedas, dan siraman kuah opor kental. Jangan lupa tambahkan sate telur puyuh atau sate usus biar makin mantap!

2. Bakmi Jowo Dul Noemani

ilustrasi bakmi Jawa rebus (pixabay.com/Fatma Tifa)

Lapar melanda di atas jam 2 pagi dan bingung cari makanan yang hangat? Langsung saja meluncur ke Bakmi Jowo Dul Noemani yang terletak di Jalan Pemuda. Warung ini legendaris karena melayani pelanggan 24 jam penuh tanpa henti.

Meskipun buka non-stop, kualitas rasanya tetap terjaga dan meraih rating 4,3/5 di Google Review. Keunggulannya terletak pada proses memasak yang masih menggunakan anglo (tungku tanah liat) dan arang, memberikan aroma smoky yang khas pada bakmi rebus maupun bakmi goreng telur bebeknya.

3. Nasi Kucing Pak Gik

Nasi Kucing Pak Gik (https://www.instagram.com/angkringanpakgik/)

Bagi mahasiswa atau pencinta kuliner yang mencari suasana angkringan klasik dengan bujet merakyat di bawah jam 12 malam, Nasi Kucing Pak Gik adalah rajanya hidden gem malam Semarang. Terletak di sekitar Jalan Gajahmada, angkringan ini beroperasi dari pukul 23.00 WIB hingga menjelang subuh.

Dengan rating 4,4/5, para pengguna Google memuji atmosfernya yang asyik untuk nongkrong tengah malam. Menu andalannya tentu saja nasi kucing dengan beragam pilihan lauk sate-satean, gorengan, dan yang paling dicari: Wedang Jahe Rempah yang ampuh mengusir angin malam.

4. Gudeg Koyor Mbak Tum (Peterongan)

Gudeg Mbak Tum Peterongan (instagram.com/gudegmbaktum)

Jika Solo punya Gudeg Ceker, Semarang punya jagoan Gudeg Koyor (otot/urat sapi) Mbak Tum yang terletak di kawasan Peterongan. Tempat ini beroperasi dari pukul 17.00 hingga 03.00 dini hari.

Menu andalannya adalah sego (nasi) gudeg yang disiram kuah santan kental, lalu diberi potongan koyor sapi yang ukurannya besar, bertekstur super kenyal, gurih, dan langsung lumer di mulut. Warung ini hampir tidak pernah sepi di atas jam 11 malam.

Rating Google Review: 4,4/5 dari 4.000+ ulasan.

5. Nasi Goreng Babat & Gongso Pak Sumarsono

ilustrasi nasi goreng babat (pexels.com/UNDO KIM)

Bagi para pemburu kuliner malam di Semarang, warung kaki lima Pak Sumarsono yang mangkal di Jalan Anjasmoro Raya ini adalah "tempat pelarian" terbaik saat lapar melanda di atas jam 10 malam. Mengantongi rating 4,4/5 di Google Review, tempat ini punya reputasi yang sangat baik di kalangan pencinta jeroan.

Tekstur Babat yang "Tanpa Perlawanan" dengan bumbu Gongso yang Medok dengan dominasi rasa manis kecap khas Semarangan dan gurih bumbu halus yang meresap hingga ke serat-serat babat.

Karena lokasinya di pinggir jalan raya dan tendanya tidak terlalu besar, suasana pas jam makan malam (pukul 19.00 - 21.00) bakal sangat ramai dan minim tempat parkir mobil. Jika ingin makan dengan lebih santai, datanglah di atas pukul 22.00 WIB sambil menikmati angin malam Kota Semarang.

Tips Kuliner Malam Semarang: Khusus untuk Nasi Ayam Bu Sami di Simpang Lima, suasana akan sangat ramai tepat setelah tengah malam menjelang akhir pekan. Datanglah sedikit lebih awal jika kamu tidak ingin mengantre terlalu lama di area lesehannya.

Editorial Team

Related Article