Cara Efektif Menyimpan Santan Segar agar Awet dan Tidak Pecah

- Santan perlu disimpan dengan baik agar tahan lama dan tidak berbau basi serta pecah saat dimasak.
- Pisahkan santan kental dan santan encer dalam wadah berbeda untuk memudahkan penggunaan dan mendapatkan kualitas yang berbeda.
- Bungkus santan dalam jumlah kecil, simpan dalam freezer, gunakan api kecil saat memasak untuk hasil terbaik.
Tak dapat dimungkiri, santan segar merupakan bahan krusial dalam berbagai olahan kuliner. Mulai dari rendang, sayur berkuah, hingga penambah rasa gurih pada camilan seperti puding. Jika kamu memiliki stok santan dalam jumlah banyak, kamu wajib memperhatikan teknik penyimpanannya.
Proses penyimpanan yang tepat bertujuan agar kualitas santan tetap terjaga dan lebih tahan lama. Santan kelapa yang disimpan dengan benar tidak akan mengeluarkan bau basi dan strukturnya tidak pecah saat kamu mengolahnya kembali. Mari ikuti langkah-langkah berikut untuk mempertahankan kesegaran santan.
1. Pisahkan antara santan kental dan santan cair

Dalam satu buah kelapa ku tentu mendapatkan jumlah santan yang lebih banyak. Pun sama halnya ketika kita ingin masak dengan masakan jenis berbeda. Misalnya untuk memasak rendang kamu membutuhkan dominan santan kental, sedangkan jika masak sayur kuah santan cukup dengan santan cair saja.
Dengan melihat kedua jenis masakan yang berbeda tersebut, kita bisa memisahkan santan kental dan santan encer dalam wadah berbeda. Cara ini bisa memudahkan kita dalam memilih mau menggunakan santan kental atau santan cair. Selain itu, kualitas yang didapatkan juga akan berbeda, lho.
2. Simpan santan dalam wadah kecil

Selain lebih praktis, membungkus santan dalam jumlah kecil tidak akan memenuhi rak kulkas. Jika disimpan dalam wadah atau plastik kecil dalam freezer bisa tahan lebih lama. Minimal ketahanan adalah 1 bulan dengan tidak dikeluar masukkan. Cara ini akan memudahkan kamu mengambilnya sesuai takaran masak.
Kamu bisa menggunakan wadah kecil atau dengan plastik wrap ukuran sedang. Tuang sesuai takaran, lalu tutup rapat. Cara yang sederhana yang bisa dipraktikkan dalam setiap kegiatan masak.
3. Masak dengan api kecil

Tips masak selanjutnya adalah dengan memasak santan dengan api kecil. Hal ini perlu diterapkan agar santan tidak pecah. Tips ini juga akan mempertahankan rasa masakan yang gurih.
Jangan lupa untuk mengaduk terus hingga santan mendidih. Tahap ini memang membutuhkan kesabaran yang ekstra. Tapi percayalah hasil masakan cukup memuaskan.
Itulah tips praktis menyimpan santan agar tetap tahan lama. Kualitas santan sangat menentukan kelezatan hasil akhir masakanmu. Dengan penyimpanan yang benar, rasa dan tampilan santan akan tetap terjaga sempurna. Selamat mencoba!


















