Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Gak Perlu Berjam-jam! Ini Trik Cepat Empukkan Daging Kurban Pakai Daun Pepaya
ilustrasi daging kurban (unsplash.com/Cristi Caval)
  • Artikel membahas cara alami mengempukkan daging kurban menggunakan daun pepaya yang mengandung enzim papain untuk memecah serat protein keras.
  • Langkah utama meliputi meremas daun pepaya segar hingga keluar getah, lalu membungkus daging tanpa dicuci agar proses pelunakan maksimal.
  • Waktu perendaman cukup 30–60 menit tergantung ketebalan daging, kemudian bilas bersih sebelum dimasak agar tidak meninggalkan rasa pahit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mendapatkan jatah daging sapi atau kambing kurban saat Iduladha memang jadi momen yang paling ditunggu-tunggu. Namun, terkadang kita dibikin pusing kalau mendapati tekstur daging yang didapat ternyata alot banget saat mau dimasak. Mau direbus lama, malah bikin gas elpiji di dapur cepat habis, kan?

Eits, gak perlu panik! Alih-alih menggunakan bahan pengempuk kimia, kamu bisa banget memanfaatkan daun pepaya yang ada di sekitar rumah. Cara alami ini terbukti sangat efektif karena daun pepaya mengandung enzim papain yang bekerja aktif memecah serat-serat protein keras pada otot daging.

Biar hasilnya empuk juicy dan gak bikin teksturnya hancur, yuk intip panduan dan langkah cepat mengolahnya di bawah ini!

1. Siapkan daun pepaya yang masih segar

ilustrasi daun pepaya (vecteezy.com/Onyengradar)

Langkah pertama, petik atau beli daun pepaya yang kondisinya masih segar dan hijau. Untuk takarannya, kamu bisa menyiapkan sekitar 5 hingga 8 lembar daun pepaya untuk setiap 1 kilogram daging sapi atau kambing yang akan diolah.

2. Remas daun sampai getah alaminya keluar

illustrasi daun pepaya (pexels.com/John Ivan Cocjin)

Sebelum digunakan, cuci bersih dulu daun pepaya tersebut di bawah air mengalir. Setelah itu, remas-remas daun menggunakan tangan sampai kondisinya layu dan mulai mengeluarkan sedikit getah. Nah, getah inilah yang menjadi ramuan utama pembawa enzim pelunak daging.

3. Bungkus daging dengan rapat

ilustrasi daging kurban (pixabay.com/Hans)

Letakkan potongan daging di atas lembaran daun pepaya yang sudah layu tadi, lalu bungkus sampai seluruh permukaannya tertutup rapat.

Tips penting: Sebaiknya daging kurban jangan dicuci dengan air terlebih dahulu sebelum dibungkus, ya! Mencuci daging mentah yang akan disimpan atau dibungkus justru berisiko membuat teksturnya jadi makin keras dan alot.

4. Atur waktu tunggu dan jangan ditinggal tidur

ilustrasi daging kurban (pixabay.com/ReinhardThrainer)

Proses marinate alias pendiaman ini gak butuh waktu sampai setengah hari, kok. Cukup sesuaikan dengan ketebalan daging kamu:

30–60 Menit: Durasi standar untuk potongan daging ukuran bakso atau rendang biasa.

1 Jam: Waktu ideal kalau potongan daging kamu cukup tebal atau kamu pengin tekstur yang super lembut ala restoran.

Catatan: Jangan mendiamkan daging terbungkus lebih dari beberapa jam, ya. Alih-alih empuk, serat dagingnya bisa hancur total dan teksturnya berubah jadi terlalu lembek saat dimasak.

5. Bilas sampai bersih dan daging siap diolah

ilustrasi daging kurban (unsplash.com/David Foodphototasty)

Setelah waktu tunggu dirasa cukup, buka bungkusannya lalu segera bilas daging di bawah air mengalir sampai benar-benar bersih. Langkah pembilasan ini wajib dilakukan biar sisa-sisa getah daun pepaya hilang dan gak meninggalkan rasa pahit pada kuah masakanmu nanti.

Sekarang, daging kurban kamu sudah siap dibumbui untuk jadi sate, rendang, atau tongseng favorit keluarga. Selamat mencoba di rumah, ya!

Editorial Team

Related Article