Resep Rahasia Sayur Bunga Pepaya Bu Siti, Rebus dengan Daun Jambu Biji

- Daun jambu biji menghilangkan rasa pahit
- Tekstur lembut khas dapur desa
- Kandungan senyawa oksidan untuk kesehatan tubuh
Banyumas, IDN Times - Bunga pohon pepaya selama ini dikenal sebagai bahan pangan tradisional yang kaya manfaat, namun kerap dihindari karena rasa pahitnya.
Ditangan Bu Siti, warga Wlahar, Banyumas, bahan sederhana ini justru menjelma menjadi hidangan lezat yang menggugah selera dan tetap mempertahankan cita rasa khas masakan rumahan Banyumas.
Bunga pepaya yang masih muda dipetik langsung dari pohon, ditandai dengan warna hijau pucat dan kuntum bunga putih yang belum mekar sempurna. Sebelum diolah, bunga pepaya dibersihkan terlebih dahulu dari getah dan kotoran.
1. Daun jambu penghilang rasa pahit

Menurut Bu Siti, kunci utama menghilangkan rasa pahit bunga pepaya terletak pada proses awal perebusan. Ia menyebut sebaiknya direbus dahulu dengan daun jambu kluthuk.
"Bunganya direbus dulu pakai daun jambu biji sekitar 30 menit, baru setelah itu ditumis,"ujar Bu Siti saat ditemui IDN Times, Jumat (16/1/2026) di dapur rumahnya.
Daun jambu biji dipilih karena dipercaya mampu menyerap rasa pahit secara alami tanpa merusak tekstur bunga pepaya. Proses perebusan dilakukan hingga bunga layu dan empuk, kemudian ditiriskan sebelum masuk tahap penumisan.
2. Tekstur lembut khas dapur desa

Setelah direbus, bunga pepaya ditumis dengan bumbu sederhana khas dapur desa seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan sedikit terasi. Tak jarang ditambahkan irisan tempe, udang kering atau ikan asin untuk memperkaya rasa.
Hasilnya, sayur bunga pepaya memiliki tekstur lembut namun tetap renyah di ujung, dengan rasa gurih yang seimbang. Pahit yang sering ditakuti nyaris tak terasa, berganti sensasi segar dengan aroma khas bunga pepaya yang lembut.
"Rasanya enak, gurih, dan segar, pahitnya hampir tidak ada, malah bikin nagih kalau dimakan sama nasi panas,” tutur Bu Siti.
3. Kandungan senyawa oksidan

Tak hanya lezat, sayur bunga pepaya juga dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan. Kandungan serat alaminya cukup tinggi sehingga baik untuk membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit. Konsumsi rutin dalam porsi wajar dipercaya dapat membantu membersihkan saluran cerna.
Bunga pepaya juga mengandung senyawa antioksidan yang berperan menangkal radikal bebas. Selain itu, zat pahit alami pada bunga pepaya yang telah diminimalkan melalui proses perebusan justru diyakini dapat membantu meningkatkan nafsu makan dan menjaga keseimbangan metabolisme tubuh.
Dalam pengobatan tradisional, sayur bunga pepaya kerap dikonsumsi untuk membantu menjaga stamina dan daya tahan tubuh. Kandungan vitamin dan mineralnya, seperti vitamin A, vitamin C, serta kalsium, menjadikan hidangan ini cocok sebagai menu pendamping nasi yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan.
Dengan pengolahan yang tepat seperti resep Bu Siti Wlahar, manfaat bunga pepaya tetap terjaga tanpa harus mengorbankan rasa. Menu sederhana dari dapur desa ini mampu menjawab kebutuhan gizi sekaligus memanjakan lidah.


















