5 Tips Membersihkan Granit agar Kilap Alaminya Selalu Terawat Maksimal

- Pilih pembersih dengan formula pH-neutral untuk menjaga kilap alami granit
- Hindari penggunaan alat kasar saat membersihkan granit agar tidak meninggalkan goresan halus
- Segera bersihkan tumpahan cairan dan lakukan perawatan berkala dengan sealer untuk menjaga granit tetap berkilau
Granit sering dipilih sebagai material lantai atau meja karena tampilannya yang mewah dan daya tahannya yang tinggi. Meski terlihat kokoh, granit sebenarnya punya karakter permukaan yang sensitif terhadap cara perawatan yang kurang tepat. Jika salah langkah, kilap alaminya bisa memudar perlahan tanpa disadari.
Merawat granit bukan sekadar soal kebersihan, tetapi juga tentang menjaga struktur dan lapisan alaminya tetap utuh. Dengan pendekatan yang benar, granit bisa terus terlihat berkilau meski digunakan setiap hari. Supaya perawatan gak sekadar coba-coba dan hasilnya benar-benar terasa, yuk pahami tipsnya secara menyeluruh!
1. Gunakan pembersih dengan formula pH-neutral

Pemilihan cairan pembersih menjadi fondasi utama dalam perawatan granit. Produk dengan formula terlalu asam atau basa berisiko mengikis lapisan alami granit secara perlahan. Kondisi ini sering terjadi tanpa disadari karena efeknya baru terlihat setelah pemakaian rutin dalam jangka waktu lama.
Pembersih dengan formula pH-neutral bekerja lebih lembut dan aman untuk permukaan granit. Kandungannya membantu mengangkat kotoran tanpa merusak struktur batu. Dengan penggunaan rutin, kilap alami granit tetap terjaga tanpa efek kusam yang mengganggu tampilan.
2. Hindari alat kasar saat proses pembersihan

Banyak orang masih menggunakan spons kasar atau sikat keras karena dianggap lebih efektif mengangkat noda. Padahal, gesekan berlebihan justru dapat meninggalkan goresan halus di permukaan granit. Goresan kecil ini lama-kelamaan membuat pantulan cahaya berkurang.
Menggunakan kain microfiber atau lap lembut jauh lebih disarankan. Teksturnya mampu membersihkan debu dan noda ringan tanpa merusak lapisan permukaan. Cara ini membantu granit tetap halus dan terlihat bersih secara merata.
3. Segera bersihkan tumpahan sebelum meninggalkan noda

Granit memiliki pori-pori alami yang bisa menyerap cairan jika dibiarkan terlalu lama. Tumpahan minuman atau minyak yang tidak segera dibersihkan berpotensi meninggalkan noda permanen. Kondisi ini sering menjadi penyebab utama kilap granit terlihat tidak merata.
Membersihkan tumpahan sesegera mungkin membantu mencegah cairan meresap ke dalam batu. Langkah sederhana ini sangat efektif menjaga warna dan kilap granit tetap konsisten. Kebiasaan kecil seperti ini memberi dampak besar dalam jangka panjang.
4. Lakukan perawatan berkala dengan sealer

Granit membutuhkan perlindungan tambahan agar pori-porinya tetap tertutup dengan baik. Penggunaan sealer berfungsi sebagai lapisan pelindung yang membantu mencegah noda dan cairan meresap. Tanpa perlindungan ini, granit lebih rentan kehilangan kilap alaminya.
Aplikasi sealer secara berkala membuat permukaan granit lebih tahan terhadap penggunaan harian. Lapisan ini juga membantu menjaga warna tetap tajam dan bercahaya. Dengan jadwal perawatan yang teratur, granit bisa bertahan dalam kondisi optimal lebih lama.
5. Keringkan permukaan untuk mencegah bercak air

Air yang dibiarkan mengering sendiri sering meninggalkan bercak halus di permukaan granit. Bercak ini membuat kilap alami terlihat terputus dan kurang bersih. Masalah ini sering muncul terutama di area dapur dan kamar mandi.
Mengeringkan permukaan granit setelah dibersihkan membantu menjaga tampilannya tetap mengilap. Lap kering yang lembut cukup efektif menghilangkan sisa air tanpa meninggalkan jejak. Kebiasaan sederhana ini menjaga granit selalu tampak rapi dan terawat.
Merawat granit agar kilap alaminya tetap maksimal membutuhkan konsistensi dan pemahaman yang tepat. Setiap langkah kecil, mulai dari pemilihan pembersih hingga cara mengeringkan permukaan, memberi pengaruh besar pada hasil akhir. Dengan perawatan yang benar, granit akan terus tampil elegan dan tahan lama sebagai elemen utama dalam ruang hunian.



















