Comscore Tracker

Syarat Jadi Pendonor Darah Plasma Bantu Pasien COVID-19 di Semarang

Tiap pendonor diambil darah plasmanya 500 mili

Sebanyak sebelas warga Kota Semarang yang dinyatakan sembuh dari penularan COVID-19, sejak Juli 2020 telah membantu penyembuhan pasien yang terpapar virus tersebut. Upaya yang mereka lakukan ialah dengan mendonorkan darah plasma konvalesennya melalui kantor Palang Merah Indonesia (PMI) setempat.

"Di Semarang sudah ada 11 pendonor darah plasma konvalesen. Sejak Juli kemarin mereka dibantu pihak rumah sakit, mendonorkan plasmanya lewat Unit PMI Semarang. Cuma memang jumlahnya belum terlalu banyak, karena kita juga susah nyari pendonornya. Dan kebutuhannya mungkin juga belum terlalu banyak," kata dr Anna Kartika, Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang saat dikonfirmasi IDN Times, Senin (14/9/2020).

1. Pendonor darah konvalesen harus punya bobot tubuh lebih dari 55 kilo

Syarat Jadi Pendonor Darah Plasma Bantu Pasien COVID-19 di SemarangSeorang pendonor saat diambil darah plasma konvalesennya di PMI Kota Semarang. Dok PMI Kota Semarang

Ia menjelaskan petugasnya memakai peralatan Apheresis tiap mengambil darah plasma konvalesen. Terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi bagi pendonor plasma konvalesen. Mulai dari si pendonor sudah pernah terinfeksi COVID-19 dan dinyatakan sembuh dengan hasil swab PCR negatif minimal 1 kali, berusia 18-60 tahun dan punya berat badan lebih dari 55 kilogram. 

"Terus ada syarat lainya berupa 14 hari tidak timbul keluhan yang mengarah gejala COVID-19 dan punya antibodi untuk netralisir virus Corona perbandingannya 1:60. Kita utamakan pendonor laki-laki dulu. Kalau perempuan minimal belum pernah hamil," bebernya.

Baca Juga: Metode Plasma Darah Sembuhkan Pasien COVID-19, Ini Kekurangannya

2. Sejumlah RS di Semarang sudah minta donor darah plasma konvalesen

Syarat Jadi Pendonor Darah Plasma Bantu Pasien COVID-19 di SemarangDok. Pemkot Semarang

Saat ini, katanya permintaan darah plasma konvalesen datang dari sejumlah rumah sakit yakni RS Telogorejo, RSUD KRMT Wongsonegoro dan RS Panti Wilasa. 

"Biasanya pihak rumah sakitnya yang bawa pendonornya langsung ke PMI. Setelah didonorkan, kita tinggal memproses darah plasmanya," urainya.

3. Petugas PMI ambil 500 milimeter darah plasma per pendonor

Syarat Jadi Pendonor Darah Plasma Bantu Pasien COVID-19 di Semarangdr Anna Kartika Kepala UDD PMI Kota Semarang. Istimewa

Pihaknya menuturkan jika pendonor darah pada umumnya diambil darahnya sekitar 300-450 mililiter. Maka untuk donor darah plasma konvalesen, diambil sebanyak 500 milimeter per pendonor. Proses pengambilan plasmanya memakan waktu sejam. 

"Kalau donor plasma, kita ambil plasmanya lebih lama lagi. Diambilnya bisa sampai 1 jam. Setiap pendonor, darah plasma konvalesennya diambil 500 mili. Terus dua minggu lagi bisa diambil lagi. Jadi satu pendonor bisa menghasilkan dua kantong," ujar Anna.

Untuk proses pemulihannya, pendonor plasma dianjurkan konsumsi makanan protein tinggi, mengandung zat besi dan sayuran. Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat Kota Semarang agar terus aktif mendonorkan darahnya selama pandemik. Sebab, hal itu bisa untuk mengantisipasi lonjakan permintaan yang tinggi.  

Baca Juga: Bantu Pasien COVID-19, Petugas PMI Dapat 500 Kantong Konvalesen Sehari

Topic:

  • Fariz Fardianto
  • Bandot Arywono

Berita Terkini Lainnya