Comscore Tracker

SBMPTN Undip, Ini Passing Grade dan Daya Dampungnya

Persiapkan diri dengan baik ya!

Semarang, IDN Times - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menyediakan kuota sebanyak 4.850 mahasiswa baru untuk jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Tahun ini, total kuota untuk mahasiswa baru sebanyak 9.926 orang, naik 3,8 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 9.559 mahasiswa.

Dari total kuota yang disediakan, sebanyak 2.146 (21 persen) berasal dari jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), sisanya  diisi dari jalur Ujian Mandiri (UM) dan Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB).

Baca Juga: Yuk Simak Disini Bagaimana Cara Daftar SBMPTN 2019

1. Wajib mengikuti Ujian test berbasis komputer (UTBK)

SBMPTN Undip, Ini Passing Grade dan Daya DampungnyaQuipper

Menurut Kepala Humas Undip, Nuswantoro Dwiwarno, calon mahasiswa baru wajib mengikuti Ujian Tes Berbasis Komputer (UTBK) yang digelar Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), sebelum mengikuti SBMPTN.

“Jadi, nilai UTBK nantinya digunakan untuk mengikuti SBMPTN. Kalau tidak mengikuti UTBK ya tidak bisa mendaftar SBMPTN. Ketentuan lain, mereka yang sudah diterima melalui jalur SNMPTN tidak bisa mendaftar SBMPTN, tidak seperti tahun lalu,” jelas Nuswantoro, Rabu (19/6).

 

2. Nilai UTBK untuk mengukur kemampuan diri

SBMPTN Undip, Ini Passing Grade dan Daya Dampungnyabimbelsbmptn.com

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru Undip 2019, Eddy Rianto, menyampaikan pihaknya tidak menentukan passing grade standard minimal nilai UTBK untuk mendaftar SBMPTN. Semua peserta yang memiliki nilai UTBK bisa mendaftar SBMPTN.

“Nilai UTBK hanya patokan calon mahasiswa kan untuk mengetahui kemampuannya sendiri. Siapa saja pesaingnya, berapa daya tampung prodi yang diinginkan, kira-kira bisa lolos tidak. Jadi itu untuk memprediksi dirinya sendiri,”jelas Eddy.

3. Passing Grade Sains dan Teknologi

SBMPTN Undip, Ini Passing Grade dan Daya DampungnyaUnplash

Passing grade memang tidak bia menjadi patokan lolos tidaknya dalam SBMPTN. Namun, tidak ada salahnya mengetahui passing grade untuk seberapa tinggi persaingan memperebutkan satu kursi di prodi yang diinginkan.

Berikut ini tabel passing grade Saintek di Undip

Kesehatan Masyarakat 39.8%

Kedokteran 58.5%

Keperawatan 41.5%

Ilmu Gizi  39.7%

Matematika 36.2%

Biologi 31.4%

Kimia 34.3%

Fisika 31.5%

Statistika 35.2%

Informatika 45.0%

Manajemen SD Perairan 25.2%

Akuakultur 23.7%

Perikanan Tangkap 23.9%

Ilmu Kelautan KELAUTAN         29.5%

Oceanografi 27.8%

Teknologi Hasil Perikanan 26.8%

Teknik Sipil 40.7%

Arsitektur 41.0%

Teknik Mesin 41.6%

Teknik Kimia 40.8%

Teknik Elektro 42.0%

Perencanaan Wilayah Kota 41.5%

Teknik Industri 41.3%

Teknik Lingkungan 40.2%

Teknik Perkapalan 39.7%

Teknik Geologi 41.5%

Teknik Geodesi 40.5%

Teknik KOmputer 41.5%

Peternakan 29.8%

Teknologi Pangan 32.5%

Agroekoteknologi 29.8%

Agribisnis 28.5%

Kedokteran Gigi 41.5%

Farmasi 45.7%

Bioteknologi 39.5%

 

4. Passing Grade Sosial Hukum

SBMPTN Undip, Ini Passing Grade dan Daya Dampungnyakampusundip.com

Berikut ini tabel passing grade Soshum di Undip

 

Bahasa dan Sastra Indonesia 31.2%

Bahasa dan Sastra Inggris 36.5%

Sejarah 29.8%

Ilmu Perpustakaan 25.0%

Ilmu Hukum 45.4%

Manajemen 45.7%

Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan  43.5%

Akuntansi 51.2%

Ilmu Administrasi Publik 39.3%

Administrasi Bisnis 35.7%

Pemerintahan 35.5%

Komunikasi 45.6%

Psikologi 43.2%

Bahasa dan Kebudayaan Jepang 30.7%

Hubungan Internasional 45.7%

Antropologi Sosial 32.8%

Ekonomi Syariah 34.8%

5. Daya tampung Santek dan Sohum Undip

SBMPTN Undip, Ini Passing Grade dan Daya DampungnyaIDN Times/Irfan Fathurohman

Tahun ini, Undip menyediakan 52 program studi (prodi) di bidang Sains dan Teknologi ( Saintek) serta Sosial dan Hukum ( Soshum). Dari hasil SBMPTN 2018, Kedokteran dan Hukum menjadi prodi favorit di masing-masing bidang.

Untuk bidang Saintek, peminat Prodi Kedokteran tahun 2018 sebanyak 4.318 mahasiswa, Kesehatan Masyarakat 3.807 orang, Teknik Sipil 3.032 orang, Ilmu Gizi 2.725 orang, dan Teknik Industri 2.229 orang. Sementara peminat Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota 2.126 orang, Teknik Mesin 2.096 orang, dan Informatika 2.044 orang.  

Sedangkan daya tampung tahun ini, Prodi Kedokteran sebanyak 125 orang, Kesehatan Masyarakat 178 orang, Teknik Sipil 97 orang, Gizi 91 orang, dan Teknik Industri 99 orang. Kuota untuk prodi Perencanaan Wilayah dan Kota 98 orang, Teknik Mesin 95 orang, serta Informatika 84 orang.

Untuk bidang Saintek, peminat pada SBMPTN 2018 terbanyak adalah Prodi Hukum, yaitu 4.402 orang, Manajemen 4.015 orang, dan Psikologi 3.388 orang. Sedangkan untuk Prodi Akuntansi 3.129 orang, Ilmu Komunikasi 2.712 orang, dan Administrasi Bisnis 2.638 orang.

Daya tampung Prodi Hukum adalah 434 orang, Manajemen 172 orang, dan Psikologi 171 orang. Sedangkan Prodi Akuntansi memiliki kuota sebanyak 172 orang, Ilmu Komunikasi 74 orang, dan Administrasi Bisnis 89 orang.

 

Baca Juga: Pesan Pak Menteri: Kalau Tidak Lolos SBMPTN, Masih Ada Jalur Mandiri

Topic:

  • Nugroho Adi Purwoko

Just For You