Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
16 Ribu Perantau Mudik ke Jateng, Dapat 32 Ribu Paket Bejo Jahe Merah
Deretan bus yang membawa para pemudik di TMII Jakarta. (IDN Times/Dok Humas Bejo Jahe Merah)
  • Sebanyak 16.000 perantau dari Jakarta mengikuti program mudik gratis ke berbagai daerah di Jawa Tengah yang difasilitasi Badan Penghubung Jateng untuk memudahkan perjalanan menjelang Lebaran.
  • Bejo Jahe Merah membagikan 32.000 paket produk herbal kepada para pemudik melalui gerakan ‘Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus’ guna menjaga kesehatan selama perjalanan.
  • Pemerintah daerah bersama BUMN, BUMD, dan swasta berkolaborasi mendukung program mudik serta arus balik agar masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, nyaman, dan tetap sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tak kurang 16.000 perantau yang ada di Ibukota Jakarta mulai pulang kampung secara bertahap menuju berbagai daerah Jawa Tengah

Gelombang keberangkatan para perantau itu dimulai dari Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII Jakarta. 

Para perantau memilih mendaftar secara daring melalui Badan Penghubung Jawa Tengah. Sehingga dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan fasilitas perjalanan mudik dengan lebih mudah.

Seorang perantau asal Pemalang, Muhammad Jaelani selalu menantikan program setiap tahun. Sebab, setiap ikut program mudik gratis justrubl membantu karena biaya transportasi biasanya naik menjelang Lebaran. 

"Apalagi tahun ini kembali ada dukungan Bejo Jahe Merah, jadi lebih tenang kalau badanmulai terasa tidak enak selama perjalanan,” kata karyawan housekeeping out source di Jakarta Selatan ini. 

Ketua Umum Paguyuban Jawa Tengah, Leles Sudarmanto menyambut baik kontribusi para sponsor yang mendukung perjalanan mudik dari TMII. 

Ia berharap para pemudik pulang kampung dalam kondisi aman, nyaman, hangat di perjalanan serta sehat. 

"Pelaksanaan mudik ini tidak hanya membantu masyarakat pulang ke kampung halaman, tetapi juga memastikan perjalanan mereka tetap nyaman. Kami berharap mereka dapat menjaga kesehatan sepanjang perjalanan. Silaturahmi dengan keluarga nilai sosial yang penting," kata Leles dalam keterangan yang diterima IDN Times, Selasa (17/3/2026). 

Ia menambahkan setelah merayakan Lebaran bersama keluarga, para pemudik diharapkan dapat kembali ke tempat kerja dengan kondisi tubuh yang sehat. Sehingga dapat kembali beraktivitas secara produktif. 

Program mudik gratis ini juga tidak berhenti saat para peserta tiba di kampung halaman. 

Pemprov Jateng pun turut menyiapkan program arus balik pada 27 dan 28 Maret yang dikoordinasikan pemerintah kabupaten dan kota asal pemudik bekerjasama dengan berbagai asosiasi profesi. 

Kolaborasi lintas sektor bisa permudah warga mudik

Head of OTC, Women Health and Natural Wellness Category PT Bintang Toedjoe, Andry Mahyudi, mengatakan pihaknya berpartisipasi karena komitmen Bejo untuk hadir dalam momen penting. 

“Lebaran selalu identik dengan kehangatan silaturahmi bersama keluarga. Bejo Jahe Merah ingin siaran pers ikut hadir dalam momen tersebut dengan membantu para pemudik menjaga kondisi tubuhselama perjalanan. Jangan sampai ketika sudah tiba di kampung halaman justru tidak maksimal berkumpul bersama keluarga karena masuk angin. Kalau itu terjadi, serahkan saja ke Bejo,” ujarnya.

Melalui gerakan Silaturahmi Jangan Putus, Masuk Angin Bejo Yang Urus, Bejo Jahe Merah menyediakan 32.000 paket Bejo Jahe Merah bagi para pemudik asal Jawa Tengah. Selain membagikan Bejo Jahe Merah kepada para pemudik, pihaknya turut menghadirkan ragam aktivitas di lokasi keberangkatan. Mulai permainan interaktif sampai kuis-kuisan demi menyemarakkan acara. 

Bejo Jahe Merah dikenal dengan kandungan jahe merah alami yang membantu meredakan gejala masuk angin sepertiperut kembung, mual, dan badan terasa tidak enak. 

Jahe merah memiliki senyawa aktif sepertigingerol, shogaol, dan zingerone yang bersifat antioksidan dan anti-inflamasi.

Pihaknya berharap pemberian paket herbal Bejo Jahe Merah dapat membantu para pemudik menikmati perjalanan dengan sehat. "Harapannya sederhana. Kami ingin para pemudik bisa hangat di perjalanan dan sehat dikampung halaman, sehingga bisa langsung menikmati waktu bersama keluarga. Mudik perjalanan penuh cerita dan kehangatan, dan Bejo Jahe Merah ingin menjadi bagian kecil yangmembantu menjaga kehangatan itu,” urainya. 

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari  berkata dengan berkolaborasi lintas sektor dalam program mudik gratis, maka pemerintah daerah, BUMN, BUMD, hingga pihak swasta yang turut mendukung penyelenggaraannya. 

"Ini sangat membantu masyarakat agar bisa pulang kampung dengan aman, nyaman, dan sehat. Tujuan akhirnya agar mereka bisa berkumpul dan merayakan Idulfitri dengan suka cita,” ujar Mbak Tika. 

Editorial Team