Data desil dinilai berdasarkan kondisi riil saat petugas datang. Pastikan kamu memberikan informasi yang jujur mengenai status kepemilikan barang-barang tersebut. Misalnya, jika AC atau motor yang ada di rumah sebenarnya adalah milik kontrakan/pemilik rumah sebelumnya, atau merupakan barang titipan/milik saudara yang menumpang, segera jelaskan dan tunjukkan bukti pendukung kepada petugas.
Dengan begitu, petugas bisa mencatat pengecualian dan data desil tidak keliru. Jangan biarkan barang titipan membuat status bantuan sosialmu bermasalah.
Jadi, jangan anggap sepele barang-barang di rumah saat petugas datang. Keempat red flag di atas bisa menjadi penentu naik-turunnya angka desil. Kuncinya tetap kejujuran dan komunikasi terbuka saat verifikasi.
Dari empat barang tadi, mana yang ada di rumahmu? Pernah nggak mengalami momen canggung saat petugas mencatat aset rumah? Share di kolom komentar, ya!