Saranjana (dok. Darihati Films/Saranjana)
Film horor satu ini membungkus subgenre sci-fi dengan konsep futuristik serta mistik lokal yang cukup menarik. Selain itu, film satu ini cukup menjanjikan dari segi ceritanya karena mengusung tema petualangan ke sebuah kota yang megah, meski produksi film ini tak terlihat niat, tetapi segi editing dari visual kota gaib yang ditampilkan berhasil membuat penasaran. Digarap oleh Johansyah Jumberan dan dibintangi oleh Adinda Azani, Ajeng Fauziah hingga Irzan Faiq.
Mengisahkan tentang sebuah band asal Jakarta mengadakan tur konser di Kotabaru, Kalimantan Selatan, ketika Shita, si vokalis Band menghilang secara misterius. Setelah mencari informasi, anggota band lainnya meyakini Shita berada di Saranjana, sebuah kota yang dipercaya warga lokal sebagai kota ghaib yang modern dan maju. Dalam waktu 7 hari mereka harus melakukan petualangan yang penuh dengan kejadian horor dan mistis untuk memasuki Kota Saranjana demi membawa sang vokalis kembali.
Film horor sci-fi rilisan lokal memang terbilang underrated, hal ini dikarenakan sineas dan produser masih ragu jika film horor sci-fi tak akan laku besar di pasaran. Namun, meski demikian jajaran di atas tentunya cukup membuktikan bahwa masih ada sineas horor yang berani membawa elemen sci-fi di dunia perfilman horor lokal.
Berikut tadi keempat film horor sci-fi rilisan lokal yang wajib untuk kamu jadikan tontonan di waktu luang. Selain film di atas, ada salah satu serial horor rilisan Netflix lokal yang bertema sci-fi dan berjudul Nightmares and Daydreams (2024), lho.