Ilustrasi dropping air bersih. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Penyaluran tangki tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setempat dan Provinsi Jawa Tengah. Selain itu juga bantuan dari program Tanggung Jawab Sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) baik dari dunia usaha, lembaga, maupun organisasi non pemerintah.
Dari APBD dan APBD Perubahan Kabupaten Grobogan sendiri sudah disalurkan, masing-masing sebanyak 236 tangki dan 538 tangki. Sedangkan bantuan APBD Provinsi Jawa Tengah berjumlah 100 tangki. Untuk program CSR terdapat 549 tangki yang telah disalurkan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih mengimbau agar daerah yang masih terdampak kekeringan dapat mengajukan permohonan air bersih kepada BPBD setempat.
"Anda terdampak kekeringan, mohon Kades atau Lurah ajukan permohonan air bersih ke Kepala Pelaksana @bpbd_grobogan," tulisnya seperti dilansir IDN Times dari unggahan akun resmi media sosial BPBD Kabupaten Grobogan, Selasa (8/10).