Pernahkah kamu merasa sangat berusaha menunjukkan rasa sayang kepada pasangan, tetapi ia malah terlihat cuek atau tidak menghargainya? Atau sebaliknya, pasanganmu rajin memberi perhatian dengan caranya sendiri, tetapi kamu justru merasa kurang mendapat kasih sayang? Hal ini bisa terjadi karena kamu dan pasangan memiliki love language atau bahasa cinta yang bertolak belakang. Bahasa cinta merupakan cara unik seseorang saat mengekspresikan dan menerima kasih sayang. Sayangnya, tidak semua pasangan memiliki bahasa cinta yang sama.
Saat bahasa cinta berbeda drastis, komunikasi emosional bisa terhambat walaupun niat masing-masing sangat baik. Misalnya, kamu butuh kata-kata manis agar merasa disayang, tetapi pasanganmu lebih suka mengungkapkan cinta lewat tindakan nyata seperti memasak atau merapikan rumah. Akibatnya, kalian berdua rentan saling merasa tidak dihargai padahal sebenarnya sama-sama saling menyayangi. Agar hubungan kalian terhindar dari miskomunikasi, mari kenali lima tanda love language yang bertolak belakang dan butuh penyesuaian!
