Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Manfaat Aplikasi SDGS Semarang, Urus Layanan Publik Dalam Genggaman

7 Manfaat Aplikasi SDGS Semarang, Urus Layanan Publik Dalam Genggaman
Ilustrasi aplikasi digital ‘Semarang dalam Genggaman saya’ atau SDGs yang diluncurkan Pemkot Semarang. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
Intinya Sih
  • Pemerintah Kota Semarang meluncurkan aplikasi super SDGS yang mengintegrasikan berbagai layanan publik, mulai dari administrasi kependudukan hingga pengaduan masyarakat dalam satu platform digital.
  • Melalui SDGS, warga dapat mengurus dokumen, mengambil antrean layanan kesehatan, membayar tagihan, memantau lalu lintas dan banjir secara real time tanpa perlu datang ke kantor pelayanan.
  • Aplikasi ini juga terbuka untuk wisatawan dan pelaku usaha luar daerah serta diharapkan mempercepat transformasi layanan digital dan meningkatkan kemudahan akses publik di Kota Semarang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Semarang, IDN Times - Warga Kota Semarang kini tak perlu lagi repot mengunduh banyak aplikasi untuk mengakses berbagai layanan publik. Pemerintah Kota Semarang menghadirkan Semarang dalam Genggaman Saya (SDGS), sebuah super app yang mengintegrasikan beragam layanan dalam satu aplikasi.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak masyarakat memanfaatkan SDGS agar berbagai kebutuhan sehari-hari dapat diakses lebih mudah, cepat, dan praktis.

“Kalau dulu warga harus datang ke kantor pelayanan atau membuka banyak aplikasi berbeda, sekarang cukup satu aplikasi. Urusan administrasi, kesehatan, pembayaran tagihan, informasi kota, hingga pengaduan masyarakat bisa dilakukan lebih mudah melalui SDGS,” ujarnya, Jumat (26/6/2026).

Lalu, apa saja keuntungan menggunakan aplikasi SDGS? Berikut tujuh manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.

1. Mengurus dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor

Ilustrasi Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran (www.dukcapil.slemankab.go.id)
Ilustrasi Kartu Keluarga dan Akte Kelahiran (www.dukcapil.slemankab.go.id)

Melalui SDGS, warga dapat mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan secara lebih praktis. Mulai dari pengurusan akta kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga layanan perpindahan penduduk dapat dilakukan melalui satu aplikasi.

Cara ini membuat masyarakat lebih hemat waktu karena tidak perlu berpindah-pindah layanan atau datang langsung ke kantor pemerintahan.

2. Ambil antrean puskesmas dan rumah sakit dari rumah

Ilustrasi puskesmas: Antrean pasien di Puskesmas Sakra Lotim (IDN Times/Ruhaili)
Ilustrasi puskesmas: Antrean pasien di Puskesmas Sakra Lotim (IDN Times/Ruhaili)

Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, SDGS menyediakan fitur pengambilan nomor antrean di puskesmas maupun rumah sakit daerah.

Dengan begitu, warga tidak perlu datang sejak pagi hanya untuk mendapatkan antrean pelayanan kesehatan.

3. Bayar berbagai tagihan lebih praktis

bayar pbb, pajak bumi dan bangunan
Pemerintah Kota Semarang meluncurkan program insentif pajak berupa diskon sebesar 10 persen untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang berlaku mulai 1 Maret-31 Mei 2026. (dok. Pemkot Semarang)

Aplikasi SDGS juga memudahkan masyarakat memantau sekaligus mengakses berbagai informasi pembayaran, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), tagihan PDAM, hingga pajak kendaraan.

Seluruh kebutuhan tersebut dapat diakses melalui satu platform sehingga lebih praktis dibanding membuka layanan yang berbeda-beda.

4. Pantau kondisi lalu lintas secara real time

arus mudik, arus balik, dishub semarang, jalan semarang, lalu lintas semarang
Arus mudik dan balik di Kota Semarang terpantau lancar dan kondusif hingga H+4 Lebaran 2026. (dok. Dishub Kota Semarang)

Sebelum berangkat kerja atau beraktivitas, warga dapat melihat kondisi jalan melalui jaringan CCTV yang terhubung dengan sistem kota.

Fitur ini membantu masyarakat memilih rute perjalanan yang lebih lancar dan menghindari titik kemacetan.

5. Bisa memantau kondisi banjir saat musim hujan

antarafoto-hari-keenam-kondisi-banjir-di-jalur-pantura-semarang-1761631253.jpg
Sejumlah kendaraan berjalan perlahan saat berusaha menembus banjir yang masih menggenangi jalur utama pantura Semarang-Surabaya di Jalan Kaligawe Raya, Semarang, Jawa Tengah, Senin (27/10/2025). (Antara/Makna Zaezar)

Saat cuaca ekstrem, SDGS menyediakan informasi ketinggian air di rumah pompa yang dapat diakses masyarakat secara real time.

Informasi tersebut membantu warga memantau kondisi wilayah dan mengambil keputusan lebih cepat ketika hujan deras melanda Kota Semarang.

6. Melapor keluhan masyarakat lebih mudah

banjir, banjir semarang, banjir genuk
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meninjau langsung lokasi banjir sekaligus dapur umum di Kampung Bugen, Kelurahan Bangetayu, Kecamatan Genuk, Rabu (22/10/2025) malam. (dok. Pemkot Semarang)

Jika menemukan persoalan di lingkungan sekitar, masyarakat tidak perlu bingung harus melapor ke mana. SDGS telah terintegrasi dengan layanan Lapor Semar, sehingga pengaduan dapat disampaikan langsung melalui aplikasi.

Layanan ini diharapkan membuat respons pemerintah terhadap laporan masyarakat menjadi lebih cepat dan transparan.

7. Bisa diakses siapa saja, termasuk wisatawan

semarang zoo, liburan nataru, kebun binatang
Wisatawan berkunjung di Semarang Zoo pada liburan akhir tahun 2025. (dok. Semarang Zoo)

Menariknya, SDGS tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kota Semarang. Wisatawan, pelaku usaha, maupun masyarakat luar daerah juga dapat mengakses aplikasi melalui fitur masuk sebagai tamu.

Dengan demikian, siapa pun dapat memperoleh informasi mengenai kondisi Kota Semarang tanpa harus memiliki akun khusus.

Aplikasi SDGS sudah dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store maupun App Store. Pemerintah Kota Semarang berharap kehadiran super app ini mampu mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus mempercepat transformasi layanan digital di Kota Semarang.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More