Andika Tanggapi Masih Tingginya Swing Voter di Hasil Survei

Solo, IDN Times - Calon Gubernur Jawa Tengah nomor urut 01, Andika Perkasa angkat suara terkait masih banyaknya pemilih bimbang dari hasil sejumlah survei jelang akhir masa Kampanye. Mantan Panglima TNI ini menilai bahwa para pemilih Jateng masih harus mempertimbangkan beberapa hal.
1. Andika ungkap Pemilih Jateng Punya Standar Tinggi

Ditemui usai berdiskusi dengan para generasi muda di Almamater Coffee Kamis (21/11/2024) Sore, Andika melihat hal tersebut sebagai hal positif.
"Mereka yang belum memutuskan itu punya berbagai alasan, Tapi menurut saya, itu bagus karena berarti mereka ingin menunggu sampai mungkin para calon ini mengutarakan program kerjanya atau menunggu debat sampai akhir," ungkapnya.
Menurutnya, pemilih masih memiliki banyak waktu untuk melihat kapabilitas calon pemimpin yang paling tepat untuk Provinsi Jawa Tengah.
"Dengan begitu, mereka memutuskan bukan hanya dari satu atau dua kali penampilan atau bicara. Ini menunjukkan bahwa mereka teliti, dan kita berharap mereka bisa menjatuhkan pilihan yang tepat nantinya," imbuh Andika.
2. Merangkul untuk meyakinkan swing voter

Untuk merangkul pemilih yang belum menentukan pilihan, Andika menyatakan akan tampil apa adanya.
"Baik saat kampanye maupun debat. Kita tidak membidik siapa pun. Yang penting, mereka bisa menilai dengan adil dan akhirnya menjatuhkan pilihan tanpa ada paksaan," tegasnya.
Andika menegaskan dirinya bukan sekadar optimis, melainkan fokus pada usaha terbaik hingga akhir.
"Saya berusaha karena menurut saya, biarlah masyarakat Jawa Tengah yang memilih. Apapun keputusan mereka, saya sangat menghormati. Saya siap dipilih, dan saya juga siap untuk tidak dipilih selama pilihan itu dibuat tanpa desakan atau intimidasi. Yang terpenting, memilih dengan hati nurani," katanya.
3. Andika Tanggapi Video Dukungan Presiden Prabowo di Kubu Lawan

Menanggapi soal Bawaslu Jateng yang menilai video Presiden Prabowo Subianto yang mendukung kubu lawan bukanlah pelanggaran, Andika menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang.
"Saya dari awal menyerahkan kepada mereka-mereka yang punya kewenangan masing-masing," ujarnya singkat.
Soal kehadiran Presiden Jokowi dalam kampanye lawan, Andika merespons dengan tenang.
"Saya rasa itu sebuah pertimbangan yang sudah dipikirkan matang. Saya tidak mempertanyakannya. Saya hanya melihatnya sebagai bentuk kepercayaan terhadap proses ini," ucapnya.
Apakah ada Pesan Khusus dari Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri jelang hari pencoblosan, Andika menuturkan bahwa Ketumnya hanya mendorong proses pemilihan yang jujur dan adil.
"Pesan beliau jelas. Kita harus jujur, adil, langsung, umum, bebas, dan rahasia. Jangan sampai kita curang. Beliau ingin kita bertanding secara sportif," tegasnya.



















