Boyolali, IDN Times — Sebagai minyak goreng subsidi kemasan yang dibanderol dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) ramah kantong, Minyakita hingga tahun 2026 ini masih menjadi primadona utama bagi emak-emak dan pelaku UMKM di Jawa Tengah. Sayangnya, tingginya permintaan pasar ini dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan haram dengan mengedarkan Minyakita palsu atau oplosan di sejumlah pasar tradisional.
Minyakita oplosan biasanya dibuat dengan mencampurkan minyak goreng curah berkualitas rendah, atau bahkan minyak jelantah yang disaring kembali secara kimiawi, lalu dikemas menggunakan plastik tiruan yang mirip aslinya. Jika dikonsumsi terus-menerus, kesehatan keluarga taruhannya, Lur!
Biar tidak tertipu barang palsu saat belanja bulanan, yuk simak 3 cara mudah membedakan Minyakita asli dan oplosan saat belanja di pasar tradisional Jateng berikut ini!
