Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengatakan bahwa banjir di Jepara dan Demak sama-sama disebabkan oleh tanggul daerah aliran sungai (DAS) Wulan yang melintasi daerah tersebut jebol.
Menurut dia, banjir di Demak tersebut menjadi perhatian serius, karena melumpuhkan jalur pantai utara (Pantura) Jateng.
Yang jelas, kata dia, BNPB akan terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk memperbaiki tanggul-tanggul sungai. "Jangan sampai ada lagi tanggul yang tidak kuat, sehingga tidak mampu menahan debit air sungai yang tinggi," katanya.
Banjir yang melanda wilayah Demak salah satu penyebabnya yakni akibat jebolnya tanggul kiri Sungai Wulan di Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak.
Puluhan ribu warga Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Minggu, mengungsi setelah tanggul Sungai Wulan kembali jebol menyusul meningkatnya debit air sungai tersebut.
Warga mulai mengungsi sejak Minggu, karena pada pukul 02.00 WIB diinformasikan untuk mengungsi, setelah tersiar informasi tanggul Sungai Wulan kembali jebol.
Akibat banjir karena jebolnya tanggul Sungai Wulan Jalur Pantura Demak-Kudus terputus sehingga menggenangi jalur yang selalu padat kendaraan tersebut, Minggu.