Semarang, IDN Times – Kelapa selama ini identik dengan santan, minyak goreng, atau gula kelapa. Namun, di tangan para peneliti Universitas Diponegoro (Undip), komoditas yang melimpah di Indonesia itu kini dikembangkan menjadi bahan baku bernilai tinggi untuk industri kosmetik, farmasi, hingga pangan.
Tim peneliti Departemen Kimia Fakultas Sains dan Matematika (FSM) UNDIP berhasil mengembangkan fosfolipida berbasis kelapa, material yang selama ini banyak digunakan dalam berbagai produk kosmetik modern dan sebagian besar masih bergantung pada pasokan impor.
Riset yang dipimpin Prof. Dr. Dwi Hudiyanti, M.Sc. tersebut tidak hanya berhenti pada tahap laboratorium. Tim peneliti telah melangkah hingga pengembangan formulasi, peningkatan skala produksi, serta menjalin kerja sama dengan industri untuk mendorong hilirisasi hasil penelitian.
