Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bupati Brebes Tegaskan 1.000 Siswa Bisa Masuk Sekolah Rakyat Bulan Ini
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat berada di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
  • Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Wlahar hampir rampung dan siap menerima 1.000 siswa mulai bulan Juli ini.
  • Sekolah Rakyat Wlahar berkonsep boarding school dengan jenjang SD, SMP, hingga SMA, namun penjangkauan siswa SD terkendala karena orang tua keberatan anaknya harus menginap.
  • Proyek senilai sekitar Rp200 miliar di lahan 5 hektare ini ditujukan bagi anak-anak miskin ekstrem, sementara program Koperasi Desa Merah Putih sudah berjalan di 33 titik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Brebes, IDN Times - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Wlahar Kecamatan Larangan, bulan ini hampir kelar. 

Pihaknya memperkirakan jadwal pembelajaran perdana bagi para siswa-siswi Sekolah Rakyat Wlahar bisa dimulai Juli ini.

"Progresnya (pembangunan) Sekolah Rakyat kita sudah hampir selesai ya. Tinggal sedikit lagi. Mungkin bulan depan bisa beraktivitas. Anak-anak sudah bisa masuk. Atau kayaknya bulan ini bisa dimulai mungkin," kata Mitha, sapaan akrabnya saat berbincang dengan IDN Times, Selasa (14/7/2026).

Ia bilang jumlah siswa Sekolah Rakyat Wlahar Brebes sebanyak 1.000 orang. Ribuan siswa itu dipastikan mengenyam pendidikan jenjang SD, SMP dan SMA. Sebagai contoh, ia memaparkan jumlah siswa SD di Sekolah Rakyat Wlahar perkiraan 30 siswa.

Khusus penjangkauan siswa SD, diakuinya agak terkendala lantaran banyak orang tua yang keberatan jika anaknya musti menginap di asrama Sekolah Rakyat Wlahar. 

Seperti diketahui, Sekolah Rakyat yang dijadikan program andalan Presiden Prabowo Subianto punya konsep pembelajaran boarding school dengan menempatkan para siswa-siswi di dalam asrama.

"Karena untuk jangkau siswa SD ini agak-agak susah ya karena banyak orang tua keberatan karena harus nginep. Soalnya sistemnya boarding kan," paparnya.

Sekolah Rakyat Wlahar Brebes dibangun seluas 5 hektare dengan nilai investasi kisaran Rp200 miliaran. Investasi tersebut Sekolah Rakyat Wlahar juga mencakup fasilitas penunjang yang ada di dalamnya.

Mitha lega dengan jadwal pengoperasian Sekolah Rakyat Wlahar Brebes karena program pendidikan yang dinantikan bagi anak-anak kategori miskin ekstrem bisa berjalan sesuai rencana awal.

Sementara untuk pelaksanaan koperasi desa merah putih (KDMP) pihaknya menyatakan sudah ada 33 titik yang telah beroperasi. Untuk wilayah lainnya akan menyusul di kemudian hari.

"Untuk Kopdes sudah ada 33 yang sudah jalan. Yang lainnya masih proses," kata Mitha.

Curated For You

Editorial Team

Related Article