Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BYD Buka 4 Diler Baru di Jateng, 80 Persen Pesanan dari M6 DM, Ini Harganya
Diler BYD Haka Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)
  • PT BYD Motor Indonesia meresmikan empat diler baru di Jawa Tengah dan meluncurkan BYD Tech Culture Fest 2026 di Semarang sebagai bagian dari ekspansi pasar elektrifikasi nasional.

  • BYD M6 DM mencatat 80 persen pemesanan dari konsumen Jawa Tengah, didorong lonjakan harga BBM hingga 30 persen yang memicu peralihan ke kendaraan hybrid hemat energi.

  • Empat diler baru hasil kolaborasi dengan Haka Auto menyerap tenaga kerja lokal hingga 90 persen, sementara BYD menargetkan pembangunan 100 diler nasional dengan dukungan pemerintah daerah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - PT BYD Motor Indonesia makin agresif menggarap pasar elektrifikasi nasional dengan meresmikan empat diler baru sekaligus menggelar BYD Tech Culture Fest 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026). Langkah ekspansi tersebut langsung membuahkan hasil manis, terbukti dengan dominasi warga Jawa Tengah yang menyumbang 80 persen dari total pesanan mobil Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) terbaru mereka, BYD M6 DM.

1. Efek harga BBM naik, adopsi EV Jateng meroket

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao. (IDN Times/Dhana Kencana)

Tingkat adopsi kendaraan listrik di Jawa Tengah terus menunjukkan tren lonjakan yang signifikan. Jika tahun sebelumnya tingkat penetrasi Electric Vehicle (EV) hanya berkisar di angka 2 persen, saat ini penetrasinya telah melonjak hingga 8 persen dengan 1.600 unit mobil BYD yang telah mengaspal.

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao mengatakan, tingginya minat masyarakat ini sangat dipengaruhi oleh fenomena kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang membuat biaya operasional kendaraan membengkak.

"Jadi saat ini kita menghadapi kenaikan BBM hingga 30 persen. Saya bisa melihat SPBU banyak sekali antrean, dan kami menemukan lebih banyak konsumen yang beralih ke EV," ungkap Eagle di Semarang.

Ia menyatakan, mayoritas konsumen yang memborong lini hybrid terbarunya adalah pengguna kendaraan konvensional bermesin bensin yang mencari efisiensi biaya mutlak.

2. Strategi harga terjangkau BYD M6 DM

Mobil dual-mode (hybrid) BYD M6 DM di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Untuk merespons permintaan pasar di daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur stasiun pengisian daya (SPKLU), perusahaan memperkenalkan lini BYD M6 DM yang menggunakan sistem dual mode. Model ini memberikan fleksibilitas daya tanpa melupakan efisiensi konsumsi bahan bakar yang tinggi.

Di wilayah Semarang dan sekitarnya sendiri, kendaraan tujuh penumpang ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 318.500.000 untuk tipe Standard, hingga Rp 410.500.000 untuk tipe tertinggi Cross Superior Captain.

"Kami membuat harga M6 DM ini lebih menarik, lebih terjangkau agar mempunyai daya beli untuk M6 DM. Dari total pemesan untuk M6 DM, 80 persennya yang sudah booking itu dari Jawa Tengah," jelas Eagle.

3. Buka empat diler baru dan serap tenaga lokal

Diler BYD Haka Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Keseriusan ekspansi di Jateng ikut dibuktikan lewat kolaborasi bersama PT Bumi Hijau Motor (Haka Auto) yang meresmikan empat diler 3S (Sales, Service, Spare Parts) secara serentak di Semarang, Surakarta, Klaten, dan Magelang. CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin menyebutkan, langkah tersebut ikut mendongkrak ekonomi masyarakat setempat.

"Dari sisi masyarakat, kami tetap membutuhkan orang. Paling tidak setiap cabang bisa membuka 50 sampai 60 orang, dan sekitar 90 persen merupakan tenaga kerja lokal," kata Hariyadi.

Melihat potensi pasar yang menjanjikan, PT BYD Motor Indonesia berambisi membangun hingga 100 diler secara nasional, dengan target 10 diler beroperasi penuh di Jawa Tengah pada akhir tahun 2026.

Dukungan penuh juga mengalir dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Puput Widhiatmoko Hadinugroho, berharap inovasi ini dapat mengakselerasi transformasi transportasi berkelanjutan.

"Kami siap membangun kolaborasi agar Kota Semarang bisa menjadi wilayah yang ramah terhadap inovasi energi hijau," tuturnya.

4. Pengenalan teknologi mobil BYD di Simpang Lima

Pengunjung melihat teknologi baterai di BYD Tech Culture Fest 2026 di Semarang. (IDN Times/Dhana Kencana)

Selain diler, Mereka juga menggelar BYD Tech Culture Fest 2026 di Plaza Gajah Mada, kawasan Simpang Lima, Semarang hingga Minggu (21/6/2026). Festival itu untuk memberikan pengalaman interaktif bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat perkembangan kendaraan elektrifikasi yang terbaru.

Selama festival, pengunjung dapat menjelajahi sejumlah area tematik yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman berbeda. Mulai dari Technology Zone yang menampilkan inovasi terbaru BYD, Exhibition Display yang menghadirkan lini kendaraan unggulan, Monster Truck Area yang menarik perhatian pengunjung, hingga Test Drive Area yang memungkinkan untuk mencoba dan merasakan langsung performa kendaraan BYD.

Berbagai teknologi juga diperkenalkan dalam acara ini, termasuk Blade Battery yang dikenal memiliki tingkat keamanan tinggi, e-Platform 3.0 sebagai fondasi kendaraan listrik modern, dan teknologi plug-in hybrid DM-i yang menjadi salah satu fokus pengembangan BYD saat ini.

Editorial Team

Related Article