Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Cara Baca Kode di Dinding Ban Mobil/Motor: 5 Angka dan Huruf Rahasia
ilustrasi mengecek ban mobil (freepik.com/peoplecreation)
  • Kode dinding ban seperti 195/55 R16 87V memuat spesifikasi keselamatan, performa, daya angkut, dan batas kecepatan kendaraan.
  • Angka awal menunjukkan lebar telapak dalam milimeter, sedangkan angka setelah garis miring adalah persentase tinggi dinding ban terhadap lebarnya.
  • Huruf R menandakan konstruksi radial, angka berikutnya ukuran velg, dua angka terakhir indeks beban, dan huruf akhir batas kecepatan aman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
saat ini

Hampir semua mobil dan motor modern memakai ban berkonstruksi radial karena lebih awet dan stabil.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kode pada dinding ban, seperti 195/55 R16 87V, menunjukkan lebar telapak, rasio profil, konstruksi, ukuran velg, indeks beban, dan batas kecepatan ban.
  • Who?
    Pengendara mobil dan motor dapat menggunakan informasi kode dinding ban untuk mengetahui spesifikasi ban yang dipakai kendaraan.
  • Where?
    Informasi spesifikasi tersebut tercetak pada dinding samping ban atau sidewall kendaraan.
  • When?
    Kode dapat diperiksa saat memilih, memasang, atau menggunakan ban kendaraan; tidak ada waktu kejadian khusus yang disebutkan.
  • Why?
    Kode diperlukan untuk menyesuaikan ban dengan ukuran velg, kapasitas beban, dan batas kecepatan yang aman.
  • How?
    Kode dibaca berurutan: angka depan dalam milimeter, angka setelah garis miring dalam persentase, R untuk radial, angka velg dalam inci, indeks beban, lalu huruf batas kecepatan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di dinding ban ada kode seperti 195/55 R16 87V. Angka 195 bilang lebar ban. Angka 55 bilang tinggi ban. R16 bilang ban cocok untuk velg 16 inci. Angka 87 bilang ban bisa membawa beban sampai 545 kg. Huruf V bilang ban aman sampai 240 km per jam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Memahami kode pada dinding ban memberi pengendara dasar praktis untuk mengenali kecocokan ukuran, daya angkut, dan batas kecepatan ban. Pengetahuan sederhana ini juga membantu menempatkan perhatian pada ban sebagai komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan, sehingga pemilihan dan penggunaan kendaraan dapat lebih selaras dengan spesifikasinya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Banyak dari kita yang rutin memanaskan mesin atau mencuci kendaraan kesayangan, tapi sering kali abai pada satu komponen paling krusial: ban. Padahal, ban adalah satu-satunya bagian kendaraan yang bersentuhan langsung dengan aspal.

Jika Anda pernah memperhatikan dinding ban (sidewall), terdapat deretan angka dan huruf seperti 195/55 R16 87V. Kode-kode ini bukan sekadar pajangan atau nomor produksi acak, melainkan spesifikasi keselamatan yang menentukan performa, daya angkut, hingga batas kecepatan maksimal kendaraan Anda.

Berikut adalah panduan membaca 5 kode rahasia di dinding ban yang wajib Anda ketahui agar tetap aman di jalan raya!

1. Angka Pertama: Lebar Telapak Ban (Tread Width)

ilustrasi isi tekanan angin ban mobil (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Angka paling depan pada kode ban menunjukkan lebar telapak ban dalam satuan milimeter (mm).

Contoh: Pada kode 195/55 R16, artinya lebar telapak ban tersebut adalah 195 mm.

Fungsi: Semakin lebar telapak ban, semakin luas area kontak ban dengan jalan (daya cengkeram lebih kuat), tetapi gesekan dan konsumsi bahan bakar juga akan sedikit meningkat.

2. Angka Kedua: Profil atau Ketebalan Ban (Aspect Ratio)

ilustrasi ban bocor, kempis, ganti ban mobil (pexels.com/Ron Lach)

Angka setelah tanda garis miring (/) menunjukkan rasio tinggi dinding ban terhadap lebarnya, dinyatakan dalam bentuk persentase (%).

Contoh: Pada kode 195/55 R16, angka 55 berarti tinggi dinding ban adalah 55% dari lebar 195 mm (sekitar 107,25 mm).

Catatan: Semakin kecil angkanya, ban akan terlihat semakin tipis (low profile). Ban tipis membuat manuver terasa lebih stabil, namun bantingan suspensi menjadi lebih keras.

3. Huruf dan Angka Ketiga: Konstruksi dan Ukuran Velg

Ilustrasi ban mobil (magnific.com)

Kombinasi huruf dan dua angka berikutnya menunjukkan struktur internal ban serta diameter velg yang pas.

Huruf (R): Berarti konstruksi ban menggunakan teknologi Radial. Hampir semua mobil dan motor modern saat ini memakai jenis ini karena lebih awet dan stabil.

Angka (16): Menunjukkan diameter velg yang sesuai dalam satuan inci. Ban dengan kode R16 hanya bisa dipasang pada velg berukuran 16 inci.

4. Dua Angka Terakhir: Indeks Beban Maksimal (Load Index)

ilustrasi ban mobil (pexels.com/Mike Bird)

Setelah ukuran velg, ada dua angka yang menunjukkan batas beban maksimal yang sanggup ditahan oleh satu ban.

Contoh: Angka 87 pada kode 87V.

Cara Baca: Angka ini adalah kode indeks, bukan bobot dalam kilogram langsung.

Kode 87 = Daya angkut maksimal 545 kg per ban. Jika mobil Anda memiliki 4 ban dengan indeks 87, maka total batas beban maksimal kendaraan beserta muatannya adalah 545 X 4 = 2.180 kg.

5. Huruf Terakhir: Kode Kecepatan Maksimal (Speed Rating)

ilustrasi ban bocor, kempis, ganti ban mobil (pexels.com/Ron Lach)

Huruf paling akhir menggambarkan batas kecepatan tertinggi yang aman untuk dijalani oleh ban tersebut dalam kondisi beban optimal.

Contoh: Huruf V pada kode 87V.

Tabel Panduan Kecepatan:

S: Maksimal 180 km/jam

T: Maksimal 190 km/jam

H: Maksimal 210 km/jam

V: Maksimal 240 km/jam

W: Maksimal 270 km/jam

Curated For You

Editorial Team

Related Article