- Pencegahan Penyalahgunaan: Sistem dirancang untuk mencegah praktik ilegal seperti penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi atau penggunaan oleh pihak yang tidak berhak.
- Pengaturan Kuota Harian: Setiap kendaraan memiliki batas maksimal pembelian Solar per hari yang sudah ditetapkan oleh pemerintah, di mana pembelian tanpa barcode biasanya dibatasi hanya maksimal 20 liter.
- Digitalisasi Data Kendaraan: Pertamina dapat mencatat informasi kendaraan secara akurat di setiap transaksi melalui barcode untuk memonitor konsumsi secara nasional.
- Perlindungan Hak Pengguna: Sistem ini menjamin stok Solar subsidi tersedia bagi pihak yang benar-benar berhak, termasuk kendaraan angkutan barang dan layanan umum.
Cara Daftar Barcode MyPertamina Truk dan Aturan Kuota Solar Pertamina

- Pengemudi truk wajib menggunakan barcode MyPertamina untuk pembelian Solar subsidi agar distribusi BBM lebih tepat sasaran dan mencegah penyalahgunaan kuota.
- Kendaraan tanpa barcode hanya boleh membeli maksimal 20 liter Solar per hari selama masa transisi, dan SPBU berhak menolak pengisian tanpa QR Code resmi.
- Pendaftaran barcode bisa dilakukan online di situs Subsidi Tepat MyPertamina atau langsung di SPBU dengan melampirkan dokumen KTP, STNK, KIR, serta foto kendaraan.
Pengemudi truk diwajibkan menggunakan barcode (QR Code) dari program Subsidi Tepat MyPertamina saat mengisi bahan bakar Solar (Biosolar). Aturan ini diterapkan terutama untuk memastikan penyaluran bahan bakar bersubsidi menjadi lebih tepat sasaran.
Pemilik kendaraan yang belum memiliki barcode bisa mendaftarkan kendaraan melalui situs resmi Subsidi Tepat MyPertamina atau meminta bantuan petugas di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) terdekat. Mari simak panduan lengkap beserta aturannya di bawah ini.
1. Alasan wajib penggunaan barcode

Sistem barcode ini diterapkan bagi kendaraan niaga seperti truk dengan alasan utama sebagai berikut:
2. Aturan dan batasan kuota tanpa barcode

Pengisian Solar subsidi tanpa barcode secara teknis tetap bisa dilakukan, namun jumlahnya sangat dibatasi dan hanya bersifat sementara selama masa transisi atau uji coba di wilayah tertentu. Berikut adalah aturan batasannya:
- Kendaraan yang belum memiliki QR Code atau barcode biasanya hanya diperbolehkan membeli Solar subsidi maksimal 20 liter per hari.
- SPBU berhak menolak melayani pengisian Solar subsidi bagi kendaraan yang tidak bisa menunjukkan barcode resmi pada banyak wilayah yang sudah menerapkan sistem "Full QR".
- Barcode menjadi kewajiban praktis agar operasional truk tidak terhenti, mengingat kebutuhan Solar truk jauh di atas 20 liter per hari.
3. Perbandingan kuota solar subsidi per hari

Jenis Kendaraan | Kuota Tanpa Barcode | Kuota Dengan Barcode |
Kendaraan Pribadi Roda 4 | 20 Liter | 60 Liter |
Angkutan Umum/Barang Roda 4 | 20 Liter | 80 Liter |
Truk/Angkutan Barang Roda 6+ | 20 Liter | 200 Liter |
Jika tidak ingin menggunakan barcode, pilihan lainnya adalah mengisi BBM nonsubsidi (seperti Dexlite atau Pertamina Dex) yang tidak memerlukan pendaftaran atau batasan kuota harian.
4. Syarat dan cara mendaftar barcode MyPertamina

Pendaftaran barcode bisa dilakukan secara mandiri melalui situs web resmi Subsidi Tepat MyPertamina atau dengan meminta bantuan langsung di SPBU terdekat.
1. Persiapan Dokumen Pastikan dokumen difoto dengan jelas (tidak buram atau terpotong) dalam format digital JPG atau PNG:
- Foto KTP asli pemilik atau pengemudi kendaraan.
- Foto STNK asli bagian depan dan lembar pajak dalam satu bingkai horizontal.
- Foto kendaraan tampak depan menyamping sudut 45 derajat yang memperlihatkan pelat nomor dan jumlah roda dengan jelas.
- Foto KIR khusus untuk kendaraan angkutan barang atau truk yang mewajibkan dokumen tersebut.
- Nomor telepon seluler dan alamat email aktif untuk menerima verifikasi serta notifikasi.
2. Cara Daftar Daring (Online)
- Buka situs subsiditepat.mypertamina.id di peramban ponsel atau komputer.
- Klik "Daftar Akun Baru", baca persyaratan, lalu berikan centang persetujuan.
- Isi formulir data diri (nama, NIK, nomor telepon, email) dan buat kata sandi.
- Buka email dan klik tautan aktivasi yang dikirimkan oleh Pertamina.
- Masuk kembali ke akun menggunakan NIK dan kata sandi yang sudah dibuat.
- Daftarkan kendaraan dengan mengisi data pelat nomor dan mengunggah foto STNK serta kendaraan.
- Tunggu proses verifikasi yang biasanya memakan waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja.
3. Cara Daftar Langsung di SPBU (Offline)
- Kunjungi SPBU yang menyediakan stan pendaftaran jika kesulitan mendaftar secara daring.
- Bawa dokumen asli (KTP, STNK, KIR) beserta kendaraannya.
- Petugas akan membantu mengisi data dan mengunggah dokumen ke sistem.
- Barcode akan muncul di akun atau dikirimkan melalui email dan bisa dicetak setelah pendaftaran disetujui.
- Barcode (QR Code) tersebut dapat diunduh dan digunakan setiap kali mengisi Solar setelah proses verifikasi selesai dan disetujui.
5. Cara mengecek status verifikasi pendaftaran

Proses verifikasi data kendaraan untuk program Subsidi Tepat MyPertamina umumnya memakan waktu maksimal 14 hari kerja. Hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional tidak dihitung dalam masa tunggu tersebut.
1. Pengecekan Status Secara Mandiri Pendaftar tidak perlu menunggu email karena pengecekan status pengajuan bisa dilakukan langsung melalui laman resmi.
- Kunjungi situs Cek Status Subsidi Tepat Mypertamina.id.
- Masukkan Nomor Polisi, Nomor Handphone, dan NIK yang digunakan saat mendaftar.
- Klik "Cari" agar sistem menampilkan informasi status pendaftaran.
- Status "Masih dalam proses" menandakan berkas masih dalam antrean verifikasi.
- Status "Ditolak / Perlu Diperbaiki" mengharuskan perbaikan data segera agar bisa diverifikasi ulang.
- Status "Diterima" berarti barcode sudah bisa diunduh.
2. Langkah Pengaduan Sangat disarankan untuk melakukan pengaduan melalui saluran resmi jika status tetap tidak berubah setelah 14 hari kerja.
- Hubungi Pertamina Call Center melalui telepon ke nomor 135.
- Gunakan Layanan Chat NADIA di Aplikasi MyPertamina atau WhatsApp di nomor 0811-135-0135.
- Kirimkan keluhan beserta data pendaftaran ke alamat email pcc135@pertamina.com.
- Kirim pesan langsung ke akun resmi Instagram @pertamina.135 atau X @pertamina135.
Pastikan saat mendaftar ulang atau memperbaiki data, foto dokumen dan kendaraan diambil di tempat terang agar pelat nomor dan jumlah roda terlihat sangat jelas, karena hal tersebut merupakan penyebab utama penolakan.
Segera selesaikan registrasi kendaraan niaga dan bagikan panduan penting ini kepada pengemudi lain agar operasional angkutan berjalan lancar tanpa hambatan!


















