Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dear Warga Jateng Jangan Umrah Dulu, Penularan Omicron Cepat, Waspada!

Dear Warga Jateng Jangan Umrah Dulu, Penularan Omicron Cepat, Waspada!
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat rapat bersama Kemenag Jateng. (Dok Humas Wagub Jateng)
Share Article

Semarang, IDN Times - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menyarankan kepada calon jemaah umrah untuk tidak terburu-buru berangkat ke Tanah Suci Makkah. Pasalnya, penularan virus corona varian Omicron yang sangat cepat mesti diwaspadai oleh masyarakat Jawa Tengah.

"Saya berharap kepada masyarakat juga untuk hati-hati kita tahan jangan umrah dulu," kata Gus Yasin dalam keterangan kepada IDN Times, Selasa (18/1/2022).

1. Gus Yasin minta keberangkatan ibadah umrah dievaluasi

ilustrasi kemegahan Ka'bah (pixabay.com/adliwahid)
ilustrasi kemegahan Ka'bah (pixabay.com/adliwahid)

Ia mengimbau masyarakat yang hendak berangkat ibadah umrah agar bersabar. Pemerintah pusat, katanya, sedang melakukan berbagai upaya antisipasi agar virus Omicron tidak menjangkit masyarakat yang melaksanakan ibadah umrah maupun haji.

Ia mengatakan kebijakan pemberangkatan ibadah umrah kini sedang dievaluasi. Menurutnya, Kemenag harus menggodok teknis aturan itu secara matang agar bisa menyiapkan antisipasi demi melindungi jemaah. Termasuk karantina dan transit penerbangan. 

"Artinya, dibukanya kembali pemberangkatan umrah bagi jemaah Indonesia ini harus digodok matang. Jangan kayak kemarin, keberangkatannya kok langsung banyak.  Maka, pentingnya regulasi yang mengatur itu," urainya.

2. Masyarakat perlu hati-hati karena penularan Omicron cepat

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat memberikan keterangan soal pemberangkatan ibadah umrah. (Dok Humas Wagub Jateng)
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen saat memberikan keterangan soal pemberangkatan ibadah umrah. (Dok Humas Wagub Jateng)

Selain itu, ia meminta kepada masyarakat yang berniat berangkat ibadah umrah agar menahan diri terlebih dahulu. Jika regulasi yang mengatur sudah dinilai bagus, maka bia dipersilahkan untuk berangkat sesuai aturan yang berlaku.

"Ternyata kehati-hatian yang sudah diterapkan masih ada kendala. Omicron ini penularannya lebih cepat. Kalau mau berangkat tahapannya sudah bagus. Meski jemaah haji sudah dikarantina di Pondok Gede, informasi yang diperoleh masih ada permasalahan penerbangan yang masih transit Dubai dan Uni Emirat Arab," jelasnya.

3. Amphuri keberatan jika ada biaya tambahan untuk umrah

Mekah. (arabianbusiness.com)
Mekah. (arabianbusiness.com)

Ketua Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) Jawa Tengah,  Endro Dwi Cahyono mengaku, soal aturan one gate policy (OGP) yang diwajibkan bagi calon jemaah justru merasa kesulitan lantaran Indonesia merupakan negara kepulauan. Situasi tersebut membuat biaya umrah membengkak karena harus berangkat dari Jakarta.

"Itu sangat menyulitkan, pertama pastinya biaya bakal semakin banyak.  Jika tujuannya untuk kebaikan bersama, kami mendukung. Asalkan dibuka pelan-pelan dengan bertahap semuanya akan berjalan lancar," tandasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Dhana Kencana
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Dugaan Pencabulan Santriwati di Pekalongan, 6 Korban Diperiksa!

27 Mei 2026, 22:29 WIBNews