Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dilarang Masuk Alun-Alun Pati, Rombongan Demo Dilangsir Pakai Mobil Pick Up
Koordinator aksi AMPB dari Pati Novi Andrianta. (IST)
  • Dua bus rombongan warga Pati menuju aksi di Jakarta tertahan setelah dilarang masuk Alun-Alun Pati di sekitar Kalianyar-Luwes, menurut koordinator aksi AMPB.
  • Panitia melangsir peserta dengan dua mobil pick up pribadi akibat cuaca terik dan jadwal keberangkatan mendesak, lalu tiga bus menyusul setelah proses selesai.
  • Total lima bus tetap berangkat ke Jakarta; Polda Jateng membantah ada pengadangan dan menyebut rombongan berangkat sekitar pukul 14.30 WIB.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu

Polisi menghadang dua bus rombongan warga Pati di selatan lampu merah Kalianyar dan melarangnya menuju Alun-Alun Pati. Panitia kemudian melangsir peserta dengan dua mobil pick up ke lokasi bus.

pukul 13.00 WIB

Jadwal awal keberangkatan rombongan aksi ke Jakarta makin mendesak saat bus masih tertahan.

setengah dua siang

Panitia memutuskan melangsir peserta dari Alun-Alun Pati ke selatan Luwes menggunakan mobil pick up karena mereka kepanasan dan tidak ada titik terang.

sekitar setengah jam sebelumnya

Dua bus dari arah Pati Timur dan Pati Utara telah lebih dahulu berangkat setelah penumpangnya penuh. Tiga bus lainnya menyusul setelah proses langsir selesai.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Dua bus rombongan warga Pati menuju demonstrasi di Jakarta tertahan setelah dilarang masuk ke Alun-Alun Pati. Panitia kemudian melangsir peserta menggunakan dua mobil pick up menuju lokasi bus.
  • Who?
    Warga Pati peserta aksi, panitia dan koordinator aksi Novi Andrianta, personel kepolisian yang disebut menghalangi bus, serta lima armada bus terlibat dalam pemberangkatan tersebut.
  • Where?
    Penghadangan terjadi di selatan persimpangan lampu merah Kalianyar, sekitar Luwes Pati. Peserta dikumpulkan di Alun-Alun Pati sebelum dilangsir ke lokasi bus.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada Rabu, saat pemberangkatan yang semula dijadwalkan pukul 13.00 WIB. Proses langsir dilakukan ketika waktu telah mendekati pukul 13.30 WIB.
  • Why?
    Bus tidak diizinkan melintas menuju Alun-Alun Pati. Menurut keterangan yang diterima panitia, larangan itu disebut sebagai perintah atasan; hingga saat ini belum ada kepastian dasar larangan tersebut.
  • How?
    Panitia memakai dua mobil pick up pribadi untuk mengangkut peserta dari alun-alun ke selatan Luwes. Dua bus telah berangkat lebih dahulu, sementara tiga bus menyusul setelah langsir selesai.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Warga Pati mau naik bus ke Jakarta untuk demo. Dua bus tidak boleh masuk ke Alun-Alun Pati oleh polisi. Orang-orang jadi kepanasan dan menunggu lama. Panitia lalu memakai dua mobil pick up untuk membawa mereka ke bus di dekat Luwes. Semua lima bus akhirnya tetap berangkat ke Jakarta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah hambatan keberangkatan, panitia dan peserta menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan memilih melangsir massa agar perjalanan tetap berjalan tanpa memperpanjang ketegangan. Tambahan satu bus melalui donasi warga mencerminkan dukungan yang ada, sementara imbauan untuk tertib dan menahan diri menegaskan upaya menjaga aksi tetap damai di tengah situasi mendesak.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.


Pati, IDN Times — Pemberangkatan rombongan warga Pati yang hendak menggelar aksi demonstrasi ke Jakarta diwarnai kendala. Armada bus yang telah disiapkan dihadang dan dilarang melintas menuju titik kumpul di Alun-Alun Pati, Rabu, (27/8/2026).
​Penghadangan tersebut terjadi di sebelah selatan persimpangan lampu merah Kalianyar, tepatnya di area sekitar Luwes Pati.

Akibat larangan melintas itu, dua bus rombongan tertahan dan tidak dapat merapat ke alun-alun sebagaimana mestinya.
​"Pemberangkatan hari ini ada sedikit kendala karena bus yang sudah kita persiapkan tidak boleh masuk ke alun-alun. Tadi Mas Paijan dihalang-halangi di selatan bangjo Kalianyar, Luwes. Yang menghalangi oknum polisi, katanya perintah atasan," ujar perwakilan koordinator aksi AMPB dari Pati Novi Andrianta.

​Ia menyayangkan sikap kepolisian tersebut lantaran pada aksi-aksi sebelumnya armada bus diizinkan parkir di area alun-alun. Pihaknya mempertanyakan dasar larangan tersebut kepada Kapolres Pati.
​"Sangat disayangkan. Tadi dimintai keterangan katanya perintah pimpinan. Ada apa ini Pak Kapolresta Pati? Apakah betul pimpinan memerintahkan seperti itu?" tambahnya.

​Penghadangan di area Kalianyar tersebut sempat memicu insiden singkat antara petugas dan panitia keberangkatan. Karena cuaca terik dan waktu keberangkatan makin mendesak dari jadwal awal pukul 13.00 WIB, panitia akhirnya mengambil langkah darurat untuk memindahkan massa.
​Panitia mengerahkan dua unit mobil pick up milik pribadi untuk melangsir peserta aksi dari Alun-Alun Pati menuju lokasi bus yang tertahan di selatan Luwes.


​"Karena teman-teman kepanasan dan sudah setengah dua siang, saya izin melangsir kawan-kawan yang mau ke Jakarta dari alun-alun ke selatan Luwes memakai dua mobil pick up saya," jelasnya.

​Meski sempat tertahan, massa memastikan seluruh armada tetap diberangkatkan menuju Jakarta. Total ada lima bus yang disiapkan untuk mengangkut peserta aksi, bertambah satu unit dari rencana awal empat bus karena adanya dukungan donasi dari warga.


​Dua bus dari arah Pati Timur dan Pati Utara dilaporkan sudah lebih dulu berangkat sekitar setengah jam sebelumnya karena penumpangnya telah penuh. Sementara tiga bus tersisa menyusul setelah proses langsir peserta selesai.


​Panitia mengimbau seluruh peserta untuk tetap tertib dan menahan diri agar tidak terpancing melakukan tindakan anarkis maupun tindak pidana.
​"Kita sesuai komando Mas Botok, jangan sampai melakukan tindakan pidana atau anarkis. Daripada nunggu di sini tidak ada titik terang dan gontok-gontokan, kita pilih melangsir massa. Kita minta doanya kepada masyarakat dan kawan-kawan media agar perjalanan ke Jakarta lancar," pungkasnya.

Terpisah Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Yulianto mengatakan tak ada pengadangan terhadap pemberangkatan aksi demo warga Pati ke Jakarta. "Mereka tadi berangkat pukul 14.30 an," katanya. Rombongan yang berangkat dari pati yakni ada 5 bus. Bus pertama 17 orang, kedua 15 orang, ketiga kosong, keempat 7 orang kelima 17 orang.

Editorial Team

Related Article