Ditbinmas Polda Jateng Tegakan Kepatuhan 82 Polsus Lapas Kedungpane
Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Jawa Tengah membekali pelatihan bagi 82 polisi khusus (Polsus) Lapas Kelas IA Kedungpane Semarang. Pelatihan dilakukan dengan menegakkan kedisiplinan dan mengevaluasi standar operasional prosedur (SOP).
Table of Content
1. Polsus dilatih deteksi dini gangguan kamtib
Kasikorwaspolsus Subditbinsatpam/Polsus Ditbinmas Polda Jawa Tengah, Kompol Yonatan Saroji mengungkapkan, materi yang disampaikan meliputi tugas dan fungsi Polsus sesuai ketentuan perundang-undangan.
"Peran Polsus dalam mendukung tugas kepolisian secara terbatas di lingkungan kerja, peningkatan deteksi dini gangguan kamtib, hingga penggunaan kewenangan secara profesional, proporsional, dan akuntabel," katanya, Jumat (13/2/2026).
2. Ditbinmas latih Polsus beladiri dan menegakan SOP
Selain itu, para Polsus juga mendapatkan penguatan mengenai integritas, disiplin, serta kepatuhan terhadap SOP.
Pelatihan diselingi diskusi dan evaluasi kendala di lapangan dan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan bela diri taktis guna meningkatkan kesiapsiagaan petugas.
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan blok hunian, kontrol keliling, deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), serta sistem pelaporan berjenjang yang akurat dan cepat sebagai bagian dari upaya pencegahan potensi gangguan.
Ada 82 Polsus mengikuti pelatihan. Antara lain jajaran regu pengamanan serta staf Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan Bidang Keamanan dan Tata Tertib.
3. Kalapas: Regu keamanan jadi ujung tombak mengamankan lapas
Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Kalapas Kedungpane, Ahmad Tohari terkait penguatan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) regu pengamanan.
Ahmad Tohari menegaskan pentingnya peran regu pengamanan sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di dalam Lapas.
“Regu pengamanan adalah ujung tombak dalam menjaga keamanan lapas. Pemahaman dan pelaksanaan tupoksi harus dilakukan secara konsisten, penuh tanggung jawab, serta sesuai standar operasional prosedur yang berlaku," akunya.
Ia pun mengharapkan pembinaan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, profesionalisme, disiplin, dan sinergitas antara Polri dan jajaran pemasyarakatan semakin kuat. Dengan kapasitas yang ditingkatkan, kami optimistis keamanan dan ketertiban dapat terjaga secara maksimal,” urainya.


















