Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Waspada Longsor di Maret 2026, Warga Banjarnegara Kenali 3 Tanda Ini!

Waspada Longsor di Maret 2026, Warga Banjarnegara Kenali 3 Tanda Ini!
Relawan berdiri di titik bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Intinya Sih
  • BMKG dan Dinas ESDM Jawa Tengah memperingatkan curah hujan tinggi di Banjarnegara selama Maret 2026, meningkatkan risiko tanah longsor terutama di wilayah utara.
  • BPBD Banjarnegara mengimbau warga mengenali tanda awal longsor seperti retakan tanah baru, pohon miring, dan perubahan aliran air di sekitar rumah.
  • Warga diminta siaga saat hujan lebih dari dua jam dan segera melapor ke perangkat desa atau relawan jika melihat tanda bahaya untuk mencegah korban jiwa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Banjarnegara, IDN Times – Bagi warga Banjarnegara yang tinggal di lereng perbukitan, bulan Maret ini menuntut kewaspadaan ekstra. BMKG dan Dinas ESDM Jawa Tengah memberikan peringatan dini: curah hujan di wilayah kita diprediksi mencapai kategori tinggi hingga sangat tinggi, dengan intensitas di atas 500 milimeter di wilayah utara.

Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aji Piluroso, menekankan bahwa kondisi cuaca ekstrem saat ini membuat tanah menjadi sangat rentan bergerak. Jangan tunggu suara gemuruh, kenali tanda-tanda alam di sekitar rumah Anda mulai sekarang.

1. Kenali 3 tanda awal longsor di sekitar rumah

Relawan berdiri di samping rumah warga yang roboh terdampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Relawan berdiri di samping rumah warga yang roboh terdampak bencana tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Selasa (18/11/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Jangan abaikan perubahan kecil di lahan atau pekarangan rumah Anda. Segera waspada jika menemukan:

Munculnya retakan tanah baru di area lereng atau dinding rumah.

Pohon yang mulai miring secara perlahan tanpa sebab yang jelas.

Perubahan aliran air, misalnya muncul mata air baru yang keruh atau aliran air tanah yang tiba-tiba tersumbat.

2. Protokol darurat, apa yang harus dilakukan?

ilustrasi hujan lebat (unsplash.com/ Aditya Nara)
ilustrasi hujan lebat (unsplash.com/ Aditya Nara)

Jika hujan mengguyur Banjarnegara terus-menerus selama lebih dari dua jam, ini saatnya Anda dan keluarga bersiap siaga. Jangan tidur terlalu nyenyak jika hujan tak kunjung reda di malam hari.

Segera Melapor jika melihat tanda-tanda di atas, jangan menunda. Segera hubungi perangkat desa atau petugas kebencanaan setempat agar langkah antisipasi bisa dilakukan secepatnya.

BPBD Banjarnegara saat ini terus mengintensifkan koordinasi dengan relawan desa. Pastikan Anda tahu siapa ketua RT atau relawan di lingkungan Anda yang bisa dihubungi saat darurat.

3. Kenapa harus waspada sekarang?

Screenshot_2025-04-19-16-02-22-602_com.miui.gallery-edit.jpg
Ilustrasi hujan dan cuaca ekstrem di NTT. (IDN Times/Putra Bali Mula)

Berdasarkan peringatan dini bernomor B/500.10.5/92/2026, curah hujan di Jawa Tengah, khususnya Banjarnegara, berada di kategori menengah hingga sangat tinggi pada Maret ini. Wilayah bagian utara Banjarnegara menjadi titik yang paling disorot karena tingkat kerentanan tanahnya yang tinggi.

"Kesiapsiagaan masyarakat adalah faktor paling krusial. Satu laporan dari warga bisa menyelamatkan banyak nyawa," ujar Aji Piluroso.

Mari saling jaga antar tetangga. Jika Anda melihat tetangga yang tinggal di zona rawan atau lansia yang tinggal sendiri, pastikan mereka mendapatkan informasi ini. Tetap tenang, namun tetap waspada.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More