Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dompet Selalu Kering? Cek Weton Lahirmu Masuk Daftar Tibo Loro Menurut Primbon Jawa
Ilustrasi jika dompet kering saat Ramadan (unsplash : Emkal)
  • Primbon Jawa menyebut Tibo Loro sebagai fase perjuangan rezeki dan pengeluaran mendadak, bukan semata-mata sakit fisik, dalam siklus hitungan Sri, Lungguh, Gedhong, Loro, Pati.
  • Weton neptu 9, Senin Legi dan Minggu Wage, dikaitkan dengan pengeluaran impulsif atau sikap terlalu royal; neptu 14 mencakup Rabu Pon dan Jumat Kliwon.
  • Artikel menekankan Primbon bukan takdir mutlak serta menyarankan pencatatan arus kas, dana darurat 10 persen gaji, dan sedekah menurut kepercayaan Jawa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
masa mudanya

Pemilik weton neptu 14 disebut sering melewati fase Tibo Loro.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Primbon Jawa menggolongkan weton dengan neptu 9 dan 14 ke hitungan Tibo Loro, yang dikaitkan dengan perjuangan serta pengeluaran mendadak dalam urusan rezeki.
  • Who?
    Pemilik weton Senin Legi, Minggu Wage, Rabu Pon, dan Jumat Kliwon disebut masuk dalam hitungan Tibo Loro.
  • Where?
    Pembahasan ini merujuk pada tradisi perhitungan weton dan Primbon Jawa yang dikenal di masyarakat Jawa, termasuk Surakarta.
  • When?
    Hitungan Tibo Loro dikaitkan dengan weton kelahiran seseorang; waktu kemunculan kesulitan rezeki atau pengeluaran tidak memiliki kepastian.
  • Why?
    Dalam siklus pembagian lima Primbon Jawa—Sri, Lungguh, Gedhong, Loro, dan Pati—sisa perhitungan tertentu jatuh pada Loro, yang secara harfiah berarti sakit atau kesusahan.
  • How?
    Perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan neptu weton. Neptu 9 mencakup Senin Legi dan Minggu Wage, sedangkan neptu 14 mencakup Rabu Pon dan Jumat Kliwon.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Primbon Jawa bilang beberapa hari lahir bisa masuk Tibo Loro. Artinya, orangnya mungkin harus berjuang lebih keras soal uang. Yang disebut adalah Senin Legi, Minggu Wage, Rabu Pon, dan Jumat Kliwon. Tapi ini bukan nasib pasti. Orang tetap bisa mencatat uang, menabung untuk darurat, dan bersedekah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Artikel ini menempatkan Tibo Loro bukan sebagai vonis, melainkan pengingat untuk membangun kewaspadaan dalam mengelola uang. Di balik gambaran pengeluaran mendadak dan perjuangan rezeki, tersedia ruang positif bagi disiplin pencatatan arus kas, penyisihan dana darurat, serta nilai kepedulian melalui sedekah. Fase tersebut juga dipandang sebagai proses pendewasaan agar keberhasilan kelak diiringi kerendahan hati.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surakarta, IDN Times — Tanggal tua memang sering kali menjadi fase paling menegangkan dalam sebulan. Saldo rekening kian menipis, tetapi kebutuhan harian seolah tidak ada habisnya. Jika kamu merasa sering mengalami kesulitan finansial atau siklus "uang numpang lewat", masyarakat Jawa kuno memiliki pandangannya tersendiri melalui ilmu titen Primbon Jawa.

Dalam Primbon, ada beberapa weton (hari lahir) yang hitungannya jatuh pada Tibo Loro. Apakah wetonmu termasuk di dalamnya? Simak ulasannya berikut ini!

1. Apa Makna Sebenarnya dari 'Tibo Loro'?

Ilustrasi Orang Jawa (pexels.com/Candra Adi Pratama)

Dalam perhitungan siklus pembagian lima (Sri, Lungguh, Gedhong, Loro, Pati), sisa angka pembagian tertentu akan jatuh pada Loro.

Secara harfiah, Loro berarti sakit atau kesusahan.

Namun, maknanya bukan berarti sakit secara fisik saja, melainkan sering kali bermakna harus merasakan "sakit" atau perjuangan ekstra keras dalam urusan rezeki sebelum akhirnya meraih kesuksesan.

Pemilik weton ini kerap diuji dengan pengeluaran mendadak yang menguras dompet.

2. Deretan Weton Neptu 9 (Senin Legi dan Minggu Wage)

ilustrasi orang Jawa (unsplash.com/Camille Bismonte)

Jika neptu wetonmu dijumlahkan menghasilkan angka 9, kamu masuk dalam kategori hitungan ini.

Senin Legi: Memiliki karakter pekerja keras, tetapi sering kali mudah tergoda untuk pengeluaran impulsif yang tidak direncanakan.

Minggu Wage: Rezekinya sebenarnya selalu ada, namun rawan mengalami "bocor halus" akibat sifatnya yang terlalu royal kepada teman atau lingkungan sekitar.

3. Deretan Weton Neptu 14 (Rabu Pon dan Jumat Kliwon)

Ilustrasi orang jawa (Pixabay.com//masbebet christianto)

Pemilik neptu 14 juga sering kali harus melewati fase Tibo Loro di masa mudanya.

Rabu Pon: Memiliki etos kerja yang sangat tinggi, namun kerap dihadapkan pada ujian finansial, seperti harus menanggung beban ekonomi keluarga atau tiba-tiba barang berharga rusak.

Jumat Kliwon: Penuh karisma dan pemaaf, tetapi kebaikan hatinya sering dimanfaatkan orang lain dalam urusan uang (misalnya dipinjamkan uang tapi sulit ditagih).

4. Jangan Pesimis, Ini Kunci Membuka Keran Rezeki!

Ilustrasi orang jawa (pexels.com/MaximeLEVREL)

Penting untuk diingat bahwa Primbon bukanlah takdir mutlak, melainkan pengingat agar kita lebih mawas diri.

Perketat Literasi Keuangan: Catat setiap arus kas masuk dan keluar. Jangan andalkan ingatan.

Siapkan Dana Darurat: Karena sering ada pengeluaran mendadak, sisihkan 10 persen gaji di awal bulan khusus untuk dana tak terduga.

Sedekah Tolak Bala: Dalam kepercayaan Jawa, bersedekah diyakini ampuh membuang sengkolo (kesialan) dan melancarkan kembali rezeki yang seret.

Fase Tibo Loro sejatinya adalah proses pendewasaan agar kelak saat sukses, kamu menjadi pribadi yang tidak sombong.

Dari daftar di atas, apakah wetonmu atau pasanganmu termasuk salah satunya?

Curated For You

Editorial Team

Related Article