Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dua Gajah Koleksi Solo Safari Mati Karena Virus

Dua Gajah Koleksi Solo Safari Mati Karena Virus
Ilustrasi safari di Afrika (pixabay.com/Schnapp_schuss)
Share Article

Surakarta, IDN Times - Dua gajah koleksi Solo Safari bernama Inova dan Manohara mati akibat terjangkit infeksi hati dan elephant endotheliotropic herpesviruses (EEHV).

Direktur Utama Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) Ahmad Syukri Prihanto mengatakan kedua gajah tersebut mati karena virus, sebelumnya hasil observasi sudah dikirimkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

"Jadi ada keterangan dari laboratorium. Awalnya ada dugaan karena kesejahteraan satwa, kurang main, kena penyakit, dan karena pakan. Namun setelah dibawa ke laboratorium, hasilnya murni karena penyakit, kena virus," katanya dilansir dari Antara.

DEngan matinya dua gajah tersebut menurut Prihanto pihaknya melakukan sejumlah langkah evaluasi, salah satunya menambah jumlah tim medis, yakni dokter hewan.

"Kan ada dokter spesialis. Kami menambah dokter hewan spesialis satwa liar gajah. Ada dokter Novi dari Pusat Studi Taman Safari," katanya.

Ia mengatakan dokter spesialis tersebut khusus untuk memantau satwa-satwa spesial, termasuk gajah.

Selain itu, pihaknya juga meningkatkan pengawasan pada kondisi lingkungan mengingat saat ini cuaca sedang panas.

"Kondisi ini berpengaruh ke pakan. Harus pakan segar supaya mereka nyaman seperti di habitat aslinya," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More

5 Persiapan MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, Ada Peluncuran Maskot

28 Jun 2026, 03:00 WIBNews