Ketua PW Muhammadiyah Jateng Dr H Tafsir di kantornya Jalan Singosari Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ketika dikonfirmasi terpisah, Koordinator Persaudaraan Lintas Agama (Pelita) Semarang, Setyawan Budy mengaku heran dengan keputusan Kemenag Jateng yang tidak memberi izin pelaksanaan acara bagi Ahmadiyah.
Menurutnya sebenarnya acara Ahmadiyah sudah jauh-jauh hari dimatangkan. Mulai dari sowan kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jateng, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU), berkoordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) sampai meminta izin resmi kepada Polda Jateng.
Untuk surat izin ke Polda Jateng kini sedang diurus oleh panitia acara. Nantinya rekomendasi dari Polda akan dilampirkan sebagai penguat perizinan ke Kanwil Kemenag Jateng.
"Kami sudah sowan ke Kiai Haris Shodaqoh, Pak Tafsir (Ketua PW Muhammadiyah Jawa Tengah) dan pengurus PWNU. rencana beliau akan diundang padaacara tersebut. Pihak FKUB Jateng juga gak masalah karena kita sering jalan bareng termasuk setiap acara komunitas Gerbang Watugong. Untuk jaringan nasional lainnya juga tidak mempermasalahkan. Nah, saya pikir dari Kemenag Jateng sudah clear tapi ternyata ada penolakan," ujar Wawan, sapaan akrabnya saat dikontak IDN Times.