Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Efisiensi Anggaran, BKD Jateng Gelar Sosialisasi Lewat Zoom

Efisiensi Anggaran, BKD Jateng Gelar Sosialisasi Lewat Zoom
Ilustrasi Pegawai ASN (IDN Times/Ervan)
Share Article

Semarang, IDN Times - Aturan pengurangan anggaran yang diberlakukan mulai bulan ini disikapi beragam oleh masing-masing satuan organisasi perangkat dinas (OPD) di Jawa Tengah. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Tengah tetap berusaha meningkatkan pelayanan kepegawaian walaupun dalam pelaksanaan terkena pengurangan anggaran. 

"Prinsip layanan kepegawaian ASN tidak terganggu ada tidaknya anggaran. Misalnya contoh kalau sosialisasi juga bisa dilakukan zoom kalau tidak ada honornya ya dilakukan dewe. Kita tetap mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan," Kepala BKD Jateng, Rahmah Nur Hayati saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (11/2/2025). 

1. Kenaikan pangkat pegawai tetap berjalan

Ilustrasi ASN (Dok. Pemkot Banjarmasin)
Ilustrasi ASN (Dok. Pemkot Banjarmasin)

Lebih lanjut, pihaknya menekankan adanya efisiensi anggaran juga tidak mempengaruhi proses kenaikan jabatan bagi para ASN di tiap OPD.

Setiap tahapan kenaikan pangkat, katanya tetap diakomodir menggunakan peraturan yang lama sehingga gaji jabatan tetap diakomodir sesuai posisi jabatan yang diisi. 

2. BKD: Tetap perhatikan kualitas

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) (Dok. KemenPANRB)
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) (Dok. KemenPANRB)

Menurutnya efisiensi anggaran nantinya hanya akan berdampak pada kegiatan-kegiatan yang dijalankan OPD Pemprov Jateng. 

"Mosok efisiensi anggaran tidak ada yang kenaikan pangkat ya tidak sampai begitu. Tapi kita melakukan efisiensi pada kegiatan dengan tetap memperhatikan kualitasnya," ujarnya. 

3. Pengadaan logistik kebencanaan tetap jalan

Petugas mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga. (Dok.Humas BPBD Karangasem)
Petugas mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga. (Dok.Humas BPBD Karangasem)

Terpisah, Kepala BPBD Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto mengungkapkan kantornya juga terkena dampak efisiensi anggaran yang mana seluruh program teknis akan dikurangi. 

"Tapi untuk pengadaan logistik kebencanaan tetap berjalan. Yang kena efeknya cuma biaya perawatan gedung, operasional dan kepegawaian," pungkasnya. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto

Latest News Jawa Tengah

See More

Bosan Sate? Ini Resep Gongso Sapi Khas Semarang: Daging Empuk Bumbu Meresap

28 Mei 2026, 18:00 WIBNews