Temanggung, IDN Times -
Empat orang satu keluarga ditemukan meninggal dunia di area glamping kawasan Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga korban tewas akibat keracunan makanan atau menghirup gas beracun dari hasil pembakaran di dalam tenda.
Kasat Reskrim Iptu I Komang Mahendra Deputra mengatakan, dugaan sementara mengarah pada dua kemungkinan penyebab kematian, yakni keracunan makanan dan keracunan gas hasil pembakaran.
Keempat korban diketahui berinisial MHM (52), M (43), AEH (17), dan BAH (21), warga Desa Panjang, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang.
Polisi telah melakukan autopsi pada Kamis (28/5). Dari empat korban, hanya jenazah AEH yang diautopsi secara menyeluruh setelah mendapat persetujuan keluarga.
Korban dipilih karena dinilai paling sehat dan berstatus atlet.“Hasil lengkap autopsi masih menunggu pemeriksaan laboratorium forensik Polda Jawa Tengah dan diperkirakan keluar dalam dua sampai lima hari,” kata Komang melansir dari Antara.
Dalam olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari lima ponsel, satu mobil, kamera, kompor gas portabel, hingga tungku tanah liat untuk pembakaran briket.
Selain itu, petugas juga menyita sisa makanan berupa daging, sosis, sayuran, dan nasi putih yang diduga dimasak sebelum kejadian.
Polisi menemukan kompor gas portabel berada di luar tenda dalam kondisi tidak menyala. Sementara pintu tenda serta ventilasi di sisi kiri dan kanan diketahui tertutup rapat.
Tak ditemukan bekas muntahan maupun tanda kekerasan di lokasi. Di dalam tenda hanya terdapat dua kasur dan kantong tidur.
Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kematian dengan memeriksa empat saksi dari pihak pengelola tempat wisata.
