Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Fenomena El Nino, Kebakaran Ilalang di Kota Semarang Capai 48 Kasus
Ilustrasi kekeringan akibat kemarau panjang dan fenomena El Nino terjadi di Indonesia, Senin (18/9/2023). Cover Grafis IDN Times
  • Dinas Damkar Semarang mencatat 48 kasus kebakaran ilalang dan sampah sepanjang 2026, dipicu kondisi panas dan kering akibat fenomena El Nino.
  • Total kebakaran di Kota Semarang mencapai 176 kejadian dengan objek beragam, terbanyak terjadi di Kecamatan Ngaliyan, disusul Semarang Barat dan Timur.
  • Damkar mengimbau warga tidak membakar sampah atau membuang puntung rokok sembarangan serta berkoordinasi dengan PLN untuk mencegah potensi kebakaran jaringan listrik.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times – Musim kemarau sudah memicu lonjakan kebakaran ilalang dan sampah di Kota Semarang. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Semarang mencatat sedikitnya ada 48 kasus kebakaran lahan ilalang dan sampah sepanjang tahun 2026.


1. Dampak puncak fenomena El Nino

Personil gabungan berjibaku memadamkan api kebakaran TPA Jatiwaringin, Tangerang dengan menggunakan semprotan air pada Senin (6/7). (Dok. BNPB)

Hal itu terjadi sebelum dampak puncak fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga September mendatang.

Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Kota Semarang, Tantri Pradono mengatakan, Kota Semarang memang tidak memiliki kasus kebakaran hutan. Namun, kebakaran rumput ilalang dan sampah justru menjadi persoalan yang berulang setiap musim kemarau.

“Kalau kebakaran hutan sementara ini tidak ada di Kota Semarang, tapi untuk kebakaran rumput ilalang dan sampah sampai dengan hari ini total rinciannya ada 47 kejadian laporan,” ungkapnya, Jumat (17/7/2026).

Kebakaran ilalang menjadi salah satu ancaman yang paling sering ditangani petugas selama musim kemarau. Kondisi cuaca yang panas dan kering dinilai memperbesar risiko api cepat merambat di lahan terbuka.

2. Jumlah kasus kebakaran capai 176 kejadian

ilustrasi kebakaran (pexels.com/enric)

Selain kebakaran ilalang, Damkar juga mencatat berbagai kasus kebakaran lainnya sepanjang tahun ini. Sebanyak 21 kasus terjadi pada bangunan perumahan, 19 kasus bangunan campuran, 17 bangunan umum, 12 bangunan industri, serta 12 kebakaran kendaraan.

Secara keseluruhan, jumlah kebakaran yang terjadi di Kota Semarang telah mencapai 176 kejadian dengan berbagai objek.

“Keseluruhan ada 176 kejadian kebakaran. Itu dari berbagai macam kebakaran. Ada rumah, ada industri, ada rumput ilalang,” ujar Tantri.

Berdasarkan pemetaan Damkar, Kecamatan Ngaliyan menjadi wilayah yang paling sering mengalami kebakaran ilalang sepanjang tahun ini. Selain itu, kebakaran juga cukup banyak terjadi di Semarang Barat dan Semarang Timur.

3. Kasus kebakaran ilalang tertinggi di Kecamatan Ngaliyan

Ilustrasi kebakaran hutan (unsplash.com/Matt Howard)

Tren tersebut berbeda dengan tahun 2025 ketika Kecamatan Tembalang menjadi wilayah dengan kasus kebakaran ilalang tertinggi sebanyak 18 objek, disusul Ngaliyan dengan 10 objek dan Genuk sebanyak delapan objek.

“Nah, kemarin itu yang kita sorot ya yang paling tinggi ada di daerah Ngaliyan. Kemudian Semarang Barat dan di daerah Semarang Timur. Ini yang sering terjadi kebakaran ilalang,” terangnya.

Meski belum dapat memastikan penyebab setiap kejadian, Damkar menduga sebagian besar kebakaran ilalang dipicu oleh aktivitas pembakaran yang dilakukan masyarakat.

“Menurut kami itu dibakar ya, cuma sampai dengan sekarang kami belum bisa mendapatkan orangnya siapa yang membakar,” kata Tantri.

4. Imbau warga tidak membakar sampah

ilustrasi bakar sampah (theconversation.com)

Sebagai langkah antisipasi, Damkar telah mengirimkan surat kepada seluruh camat di Kota Semarang agar diteruskan kepada RT dan RW untuk mengimbau warga tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan.

Tak hanya itu, Damkar juga tengah menyiapkan surat kepada PLN terkait meningkatnya potensi kebakaran akibat gangguan jaringan listrik selama musim kemarau.

“Nanti akan segera kita kirim untuk bagaimana langkah-langkah pihak PLN dalam mengantisipasi kebakaran kabel listrik,” kata Tantri.

Dengan cuaca panas yang diperkirakan masih berlangsung beberapa bulan ke depan, Damkar mengingatkan bahwa kebakaran ilalang bukan sekadar persoalan lahan kosong yang terbakar. Api yang bermula dari semak kering dapat dengan cepat menjalar ke permukiman apabila tidak segera ditangani, terutama di kawasan padat penduduk yang berbatasan dengan lahan terbuka.

Curated For You

Editorial Team

Related Article