ilustrasi epidural (freepik.com/wirestock)
Berdasarkan pengakuan Dekan FK Undip, dr Yan Wisnu selama ini kegiatan dokter PPDS memang cenderung didominasi di dalam rumah sakit.
"Seperti saya sampaikan tadi proses penyidikan sedang berlangsung. Interaksi di dalam pendidikan itu 90 persen di dalam rumah sakit," kata Yan saat konferensi pers di Dekanat FK Undip, Jumat (23/8/2024).
Sedangkan untuk para dokter PPDS anestesi seperti almarhumah, kata Yan selama bertugas lebih banyak berkutat di ruang-ruang bangsal anak, ruang IGD, UGD, ICU bahkan punya tugas khusus menangani para pasien yang mengalami henti nafas.
Sehingga, ia tak menampik anggapan bahwa beban kerja para dokter PPDS anestesi sangat banyak di rumah sakit.
"Pendidikan anestesi tidak hanya di UGD, melainkan juga di kamar operasi, IGD di ICU untuk penanganan pasien-pasien yang henti nafas, anestesi di ruang anak juga banyak. Jadi memang beban kerjanya lebih banyak. Memang perlu pengaturan yang lebih rumit tapi harus dilakukan," cetusnya.