Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gak Perlu Alat Jutaan Rupiah, 4 Cara Praktis Cek Kualitas Udara PM2.5 Pakai HP

Kota Semarang
Gak Perlu Alat Jutaan Rupiah, 4 Cara Praktis Cek Kualitas Udara PM2.5 Pakai HP
gambar dashboard aplikasi iqair untuk memeriksa kualitas udara (unsplash.com/Amiruddin Saddam)
  • Partikel PM2.5 berukuran sangat kecil dapat masuk ke paru-paru dan memicu gangguan pernapasan hingga kardiovaskular, sehingga kualitas udara perlu dipantau secara rutin.
  • IQAir menyediakan AQI, angka PM2.5, indikator warna, dan rekomendasi kesehatan berbasis lokasi; Google Maps juga menampilkan indeks polusi melalui fitur Layers tanpa perlu instal aplikasi baru.
  • ISPUnet KLHK menyajikan data stasiun resmi beserta berbagai polutan, sementara Nafas Indonesia menawarkan sensor hiperlokal dan informasi waktu aman berolahraga di luar ruangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Semarang, IDN Times - Belakangan ini, isu polusi udara dan bahaya partikel halus PM2.5 semakin meresahkan. Paparan partikel berukuran sangat kecil ini berbahaya karena bisa menembus masuk ke paru-paru dan memicu berbagai masalah pernapasan hingga kardiovaskular.

Mungkin kamu bingung, bagaimana cara tahu apakah udara di sekitar kita sedang sehat atau justru berbahaya? Tenang, kamu tidak perlu membeli alat pengukur kualitas udara (air quality monitor) yang harganya jutaan rupiah. Cukup manfaatkan smartphone di genggamanmu!

Simak 4 cara praktis dan gratis untuk mengecek tingkat polusi dan kandungan PM2.5 di lokasimu berikut ini!

  1. 1. Gunakan Aplikasi IQAir (AirVisual)

    IQAir AirVisual
    ilustrasi IQAir AirVisual (dok. google play)

    Aplikasi ini adalah salah satu platform pemantau kualitas udara paling populer dan komprehensif di dunia yang wajib ada di ponselmu.

    Pemantauan Real-Time: IQAir menyediakan data Indeks Kualitas Udara (AQI) secara presisi berdasarkan pelacakan GPS di lokasimu saat ini.

    Detail Angka PM2.5: Kamu bisa melihat langsung metrik konsentrasi PM2.5 yang dilengkapi dengan indikator warna (hijau untuk sehat, merah hingga ungu untuk kategori berbahaya).

    Rekomendasi Kesehatan: Aplikasi ini memberikan saran langsung, seperti anjuran memakai masker, menutup jendela, hingga menyalakan air purifier.

  2. 2. Cek Langsung via Google Maps

    Google map di laptop
    Google map di laptop (unsplash.com/Y M)

    Jika memori HP penuh dan tidak ingin menginstal aplikasi baru, kamu bisa menggunakan Google Maps yang biasanya sudah menjadi aplikasi bawaan.

    Aktifkan Layers: Buka aplikasi Google Maps, lalu ketuk ikon kotak bertumpuk (Layers) yang berada di pojok kanan atas layar.

    Pilih Menu Kualitas Udara: Pada menu Map Details, pilih opsi "Kualitas Udara" atau "Air Quality".

    Tampilan Praktis: Peta akan langsung memunculkan pin warna-warni (hijau, kuning, merah) yang menunjukkan indeks polusi di berbagai area secara visual.

  3. 3. Pantau Lewat ISPUnet dari KLHK

    Papan ISPU yang dipasang di Kota Surabaya. (IDN Times/Khusnul Hasana).
    Papan ISPU yang dipasang di Kota Surabaya. (IDN Times/Khusnul Hasana).

    Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga menyediakan platform resmi untuk memantau udara.

    Data Stasiun Resmi: ISPUnet mengambil data langsung dari stasiun-stasiun pemantau resmi milik pemerintah yang tersebar di berbagai kota/kabupaten.

    Parameter Menyeluruh: Selain menampilkan kandungan PM2.5, aplikasi ini juga merinci data polutan lain seperti PM10, Karbon Monoksida (CO), Sulfur Dioksida (SO2), dan Ozon (O3).

  4. 4. Gunakan Aplikasi Nafas Indonesia

    logo aplikasi "nafas" dari NAFAS Indonesia (nafas.co.id)
    logo aplikasi "nafas" dari NAFAS Indonesia (nafas.co.id)

    Bagi kamu yang tinggal di wilayah Jabodetabek atau kota-kota besar di Indonesia, aplikasi buatan startup lokal ini sangat direkomendasikan.

    Sensor Hiperlokal: Nafas memiliki ribuan jaringan sensor udara yang dipasang merata hingga ke titik perumahan, sehingga datanya jauh lebih spesifik untuk areamu.

    Rekomendasi Olahraga: Sangat cocok bagi pegiat gaya hidup sehat, karena aplikasi ini akan memberitahumu kapan waktu yang aman untuk jogging atau berolahraga di luar ruangan tanpa menghirup udara kotor.

    Dengan rutin mengecek kualitas udara, kamu bisa mengambil langkah pencegahan sejak dini untuk melindungi paru-parumu dari ancaman silent killer.

    Dari keempat cara praktis di atas, aplikasi atau fitur mana yang ingin langsung kamu coba di HP kamu hari ini?

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More