Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Gibran Tinggalkan Usahanya Demi Terjun ke Politik

Kota Semarang
Gibran Tinggalkan Usahanya Demi Terjun ke Politik
Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Share Article

Semarang, IDN Times - Bisnis putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka akan diambil oleh adiknya, Kaesang Pangarep.

Hal itu dilakukan lantaran suami dari Selvi Ananda itu akan fokus pada politik.

  1. 1. Gibran anggap Kaesang sudah mumpuni

    IDN Times/Larasati Rey
    IDN Times/Larasati Rey

    Melansir kantor berita Antara, Senin (7/10), Gibran masih enggan mengungkapkan alasannya beralih dari usaha kuliner ke dunia politik.

    "Ya yang namanya bisnis kan bisa dijalankan orang lain. Sekarang Kaesang sudah lulus, sudah bisa saya delegasikan ke Kaesang," kata Gibran saat menghadiri Jakarta Culinary Feastival di Jakarta.

  2. 2. Gibran sudah mempunyai empat usaha kuliner

    IDN Times/Panji Galih
    IDN Times/Panji Galih

    Untuk diketahui, Gibran mempunyai usaha kuliner Markobar. Jauh sebelum itu, Ia telah memiliki usaha katering yang diberi nama Chili Pari.

    Pada Juni 2019, Gibran bersama adiknya Kaesang Pangarep, Chef Arnold Poernomo dan Randy Julius Kartadinata membuka usaha kuliner berkonsep rice bowl yang diberi nama Mangkokku.

    Tak lama setelah itu, pada bulan Juli 2019, Gibran membuka Goola, usaha kuliner minuman tradisional khas Indonesia, seperti Es Doger, Es Ketan Hitam dan Es Cincau dengan kemasan kekinian.

  3. 3. Gibran enggan berkomentar soal pencalonannya di Surakarta

    ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
    ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha

    Disinggung alasan meninggalkan usaha kuliner terkait dengan pencalonannya dalam Pemilihan Wali Kota Surakarta 2020, Gibran enggan berkomentar banyak.

    "Ya ntar saja, belum waktunya. Pilkada masih lama," ungkapnya.

    Ihwal keputusannya terjun ke dunia politik, Gibran mengaku tidak berdiskusi dengan sang Ayah, Joko Widodo. "Tidak ada hubungannya sama Bapak (Jokowi)," ujarnya.

    Sebagaimana santer dikabarkan, pada akhir September 2019, Gibran telah mendaftarkan diri sebagai kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Surakarta. Saat itu, Gibran menanyakan soal formulir pendaftaran untuk penjaringan bakal calon kepala daerah Kota Surakarta dari PDIP.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More