Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Golkar Jateng Instropeksi Pasca OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)
  • DPD Golkar Jawa Tengah memantau OTT KPK terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan menyebut peristiwa tersebut sebagai bahan introspeksi partai.
  • Golkar Jateng belum mengetahui detail perkara yang menjerat Anom Widiyantoro dan menunggu hasil penyelidikan serta jumpa pers resmi KPK.
  • Anom merupakan bupati usungan koalisi Golkar, Perindo, PSI, Hanura, dan Gelora; Golkar mempertimbangkan pendampingan hukum setelah berkonsultasi dengan DPP.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    DPD Golkar Jawa Tengah melakukan introspeksi dan memantau perkembangan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
  • Who?
    Bupati Pemalang Anom Widiyantoro terjaring OTT KPK. Ketua DPD Golkar Jawa Tengah Muhamad Saleh menyatakan Golkar akan berkonsultasi dengan DPP mengenai kemungkinan pendampingan hukum.
  • Where?
    Peristiwa melibatkan Bupati Pemalang di Jawa Tengah. DPD Golkar Jawa Tengah sedang memantau perkembangan penanganan perkara tersebut.
  • When?
    Muhamad Saleh menyampaikan sikap Golkar pada Rabu, 29 Juli 2026. Waktu pelaksanaan OTT terhadap Anom Widiyantoro per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Penyebab Anom Widiyantoro terkena OTT per saat ini masih belum diketahui. Golkar Jawa Tengah masih menunggu hasil penyelidikan dan jumpa pers resmi KPK.
  • How?
    Golkar Jawa Tengah memantau perkembangan perkara, melakukan introspeksi, dan akan mengonsultasikan pendampingan hukum bagi Anom Widiyantoro kepada pimpinan DPP Golkar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam operasi tangkap tangan. Golkar Jawa Tengah belum tahu masalah lengkapnya. Pak Muhamad Saleh dari Golkar bilang mereka sedang melihat kejadian ini dan belajar dari sini. Mereka menunggu penjelasan resmi KPK. Golkar juga akan bicara dengan pimpinan pusat soal bantuan hukum untuk Anom.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sikap Golkar Jawa Tengah yang memilih introspeksi sembari menunggu penjelasan resmi KPK menunjukkan kehati-hatian untuk tidak mendahului proses penyelidikan. Dengan belum menyimpulkan perkara secara terburu-buru dan menyiapkan konsultasi pendampingan hukum kepada DPP, partai tersebut menjaga ruang bagi penanganan yang terukur serta penghormatan terhadap prosedur yang berlaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Semarang, IDN Times - Pimpinan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Golkar Jawa Tengah menyatakan masih memantau perkembangan dari kejadian operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro. 

Penangkapan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro merupakan kejadian OTT kelima di Jawa Tengah. Sebelumnya KPK telah menangkap Bupati Pati Sudewo, Bupati Cilacap Syamsul Auliya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani. 

Sedangkan bagi Golkar, Anom merupakan satu dari dua bupati yang ditangkap KPK

Ketua DPD Golkar Jawa Tengah, Muhamad Saleh mengatakan memilih instropeksi dengan adanya kejadian yang menimpa Anom. 

"Terkait OTT ini kami tidak tahu persis persoalannya, sehingga ini menjadi introspeksi bagi kami," ungkap Saleh saat dikonfirmasi IDN Times, Rabu (29/7/2026). 

Secara umum, pihaknya saat ini belum mengetahui secara terperinci apa yang menyebabkan Anom Widiyantoro terkena OTT. 

Ia sejauh ini masih menunggu hasil penyelidikan dari KPK untuk mengetahui duduk perkara yang menjerat Anom. 

"Kami belum tahu secara detailnya kasus pemalang ini, sambil menunggu jumpa pers resmi dari KPK seperti apa duduk persoalannya," sambungnya. 

Dengan tertangkapnya Anom yang notabene Bupati Pemalang yang diusung parpol koalisi Golkar, Perindo, PSI dan Hanura serta Gelora, pihaknya tetap akan mengupayakan memberi pendampingan hukum. 

Akan tetapi proses pendampingan hukum tetap dikonsultasikan dengan pimpinan DPP Golkar. 

"Terkait persoalan pendampingan hukum kami akan konsultasikan dengan DPP Golkar," urainya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article