Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gus Yasin Selesaikan Kasus Korupsi Ketua PPP Jateng Secara Internal

IMG_20260206_112113.jpg
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen dan Sekda Jateng Sumarno usai menghadiri musrenbangprov Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Intinya sih...
  • Gus Yasin: Kasus korupsi diselesaikan secara internal pusat, tanpa melibatkan kader di bawahnya.
  • Mardiono diminta turun tangan membuka ruang dialog dengan pengurus untuk menemukan solusi.
  • Kader PPP diminta tidak lakukan perubahan pengurus dan taati aturan partai.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang, IDN Times - Dewan Pimpinan Pusat Partai Persatuan Pembangunan (PPP) saat ini sedang menangani kasus dugaan korupsi dana saksi yang menyeret nama Ketua PPP Jawa Tengah, Masrukan Syamsurie. 

Sekjen DPP PPP, Taj Yasin Maimoen mengatakan sementara ini partainya mematuhi peraturan hukum yang berlaku khususnya proses penyelidikan yang dilakukan Polda Jawa Tengah

"Kalau aturannya terkait hukum ya kita taati. Yang jelas bahwa ini kita lakukan dalam pembenahan internal," tutur pria yang akrab disapa Gus Yasin tersebut di sela acara Musrembangprov di Gradhika Bhakti Praja Semarang, Jumat (6/2/2026). 

Table of Content

1. Gus Yasin: Cukup diselesaikan internal pusat, tidak usah libatkan kader

1. Gus Yasin: Cukup diselesaikan internal pusat, tidak usah libatkan kader

IMG_20251007_171218.jpg
Sekjen PPP Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin berbicara kepada awak media mengenai misi besarnya membawa PPP melenggang ke Senayan. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Lebih lanjut, Gus Yasin menekankan penanganan kasus dugaan korupsi dana saksi nantinya akan dikanalisasi oleh pengurus DPP PPP. Ini, menurutnya untuk menyelesaikan kasus tersebut secara internal karena mempengaruhi perolehan suara Pemilu 2029.

"Makanya saya mengharap kepada DPP untuk mengkanalisasi. Karena kita memang butuh suara untuk 2029. Cukup kita selesaikan di internal pengurus pusat, tidak usah dilibatkan pengurus dan kader di bawah," tuturnya. 

2. Mardiono diminta turun tangan

Mardiono Didorong Jadi Ketum PPP Jelang Muktamar ke-X (dok. Istimewa)
Mardiono Didorong Jadi Ketum PPP Jelang Muktamar ke-X (dok. Istimewa)

Tak cuma itu saja, Gus Yasin mendorong Ketua Umum PPP Mardiono segera berpikir untuk membuka ruang dialog dengan jajaran pengurusnya. Ia yakin dengan berdialog maka bisa menemukan solusi mengatasi kasus dugaan korupsi dana saksi tersebut. 

"Maka saya minta Pak Mardiono sebagai ketua partai bisa berpikir membuka ruang. Untuk memikirkan kelangsungan 2029. Dan Insyallah kita akan menemukan solusinya," tambahnya. 

3. Kader PPP diminta tidak lakukan perubahan pengurus

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mardiono ketika membuka mukernas di Ancol pada 13-15 Desember 2024. (Dokumentasi PPP)
Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Mardiono ketika membuka mukernas di Ancol pada 13-15 Desember 2024. (Dokumentasi PPP)

Adapun kejadian korupsi dana saksi yang melibatkan Ketua PPP Jateng Masrukan Syansurie muncul 2024 silam. Gus Yasin berkata dirinya akan tetap mengawal kasus itu walaupun ketika kejadian belum menjadi sekjen. 

"Itu kan kejadian 2024 saya belum sekretaris tapi saya akan mengawal itu, saya akan taat aturan. Kalau itu hanya karena ego, karena ada muswil dan sebagainya tidak perlu dibawa ke ranah politik yang membikin semakin runyam," katanya. 

Di samping itu, ia mengimbau kepada semua pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jateng maupun Dewan Pengurus Cabang (DPC) PPP Jateng untuk tidak melakukan perubahan kepengurusan. 

Bagi tiap pengurus partainya yang masa tugasnya habis, katanya dipersilahkan memperpanjang surat keputusan. 

"Saya imbau kepada seluruh pengurus wilayah dan kabupaten untuk tidak melakukan perubahan perubahan kalau memang ada SK kepengurusan habis periodenya bisa memperpanjang. Saya harap kita taati AD/ART, kita taati UU parpol itu yang kita jalani," paparnya. 

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fariz Fardianto
Bandot Arywono
Fariz Fardianto
EditorFariz Fardianto
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More

Menag Ungkap Ilmu Tasawuf Mampu Jinakan Pikiran Liar Manusia

06 Feb 2026, 17:16 WIBNews