Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sekolah Swasta Gratis Jadi Pilihan Ketiga di SPMB Kota Semarang 2026

Sekolah Swasta Gratis Jadi Pilihan Ketiga di SPMB Kota Semarang 2026
Ilustrasi PPDB sebelum masa pandemik. ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha
Intinya Sih
  • Pemkot Semarang memperbarui Perwal SPMB 2026/2027 dengan fokus pada penguatan afirmasi bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar akses pendidikan lebih merata.
  • Sekolah swasta gratis akan diintegrasikan sebagai pilihan ketiga dalam sistem SPMB, khusus untuk siswa tidak mampu yang belum diterima di dua sekolah negeri pilihannya.
  • Pilihan sekolah swasta gratis disesuaikan dengan zonasi domisili siswa, sehingga lokasi sekolah tetap dekat dan tidak menambah beban biaya transportasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang melakukan penyempurnaan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada tahun ajaran 2026/2027. Adapun rencananya, sekolah swasta gratis akan menjadi pilihan ketiga pada proses seleksi SPMB tahun ini.  

1. Perwal SPMB diperbarui

Ilustrasi PPDB sistem zonasi. IDN Times/Debbie Sutrisno
Ilustrasi PPDB sistem zonasi. IDN Times/Debbie Sutrisno

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menjelaskan, pihaknya akan memperbarui Perwal SPMB untuk tahun ajaran 2026/2027.

"Karena Perwal-nya itu berbunyi setiap tahun, maka setiap tahun harus dilakukan pembaharuan, update. Tapi bahwa perwal yang lama mengenai penerimaan siswa baru itu sudah excellent 'bagus sekali'," ungkapnya, Minggu (1/3/2026).

Untuk diketahui, Perwal SPMB tahun ajaran 2026/2027 akan difokuskan pada penguatan afirmasi bagi siswa dari keluarga tidak mampu.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Muhammad Ahsan mengatakan, salah satu persoalan yang muncul dalam SPMB tahun sebelumnya adalah keterbatasan kuota sekolah negeri.

2. Siswa kurang mampu bisa daftar sekolah swasta gratis di SPMB

Ilustrasi PPDB (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Ilustrasi PPDB (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Kondisi itu berdampak pada siswa dari keluarga kurang mampu kesulitan memperoleh sekolah, padahal pemkot telah menyediakan sekolah swasta gratis.

"Meskipun sudah disediakan sekolah-sekolah swasta gratis, namun kan tidak terintegrasi dengan sistem SPMB ini. Maka, dari evaluasi (SPMB) tahun lalu, mulai tahun ini akan kami integrasikan," katanya.

Dalam rencana pembaharuan Perwal SPMB Kota Semarang, siswa dari keluarga mampu tetap memiliki dua pilihan sekolah negeri. Lalu, siswa dari keluarga tidak mampu akan mendapat tambahan satu opsi, yakni sekolah swasta gratis yang terhubung langsung dalam sistem.

Secara teknis, siswa tidak mampu tetap memilih dua sekolah negeri sebagai pilihan pertama dan kedua. Jika tidak diterima di kedua pilihan tersebut, sistem akan secara otomatis membuka pilihan ketiga, yaitu sekolah swasta gratis.

3. Sekolah swasta gratis disesuaikan dengan zonasi siswa

Ilustrasi PPDB 2021 di Jawa Barat. IDN Times/Istimewa
Ilustrasi PPDB 2021 di Jawa Barat. IDN Times/Istimewa

"Kalau pilihan pertama dan kedua tidak diterima, maka masih ada pilihan ketiga, yakni sekolah swasta gratis dan sudah terintegrasi dengan sistem itu. Ini yang mungkin baru di SPMB 2026 ini," terang Ahsan.

Sementara terkait zonasi, sekolah swasta gratis yang menjadi pilihan ketiga akan disesuaikan dengan domisili atau tempat tinggal siswa. Dengan demikian, lokasi sekolah tetap berada di sekitar tempat tinggal agar tidak menimbulkan beban biaya transportasi tambahan.

"Tentu nanti pilihan ketiga itu akan ditentukan sekolah swasta yang di domisili sekitar, sehingga tidak jauh-jauh," tandasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More