Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jokowi Sebut Kaesang Sudah Hitung Risiko Maju Caleg di Dapil 5 Jateng

Kota Surakarta
Jokowi Sebut Kaesang Sudah Hitung Risiko Maju Caleg di Dapil 5 Jateng
Presiden ke-7 Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)
  • Jokowi menyebut keputusan Kaesang Pangarep maju sebagai caleg PSI di Dapil 5 Jawa Tengah telah memperhitungkan risiko politik bersama partainya.
  • Menurut Jokowi, Dapil 5 Jawa Tengah merupakan wilayah dengan persaingan berat; Kaesang diminta menghadapi risiko dan segera menguasai lapangan.
  • Jokowi membantah memberi arahan politik kepada Kaesang, yang akan satu dapil dengan Puan Maharani, dan menyatakan dukungannya sebatas doa serta restu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Surakarta, IDN Times - Presiden ke-7 RI Joko Widodo menyebut keputusan Kaesang Pangarep untuk maju sebagai calon legislatif (caleg) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Jawa Tengah telah melalui pertimbangan politik. Menurut Jokowi, langkah tersebut sudah memperhitungkan berbagai risiko yang mungkin dihadapi.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat ditemui wartawan di kediamannya di Sumber, Solo, Rabu (12/8/2026). Ia mengatakan keputusan pencalonan merupakan pilihan Kaesang bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

“Itu sudah jadi keputusan Mas Kaesang. Saya rasa itu sudah dihitung, dikalkulasi risiko-risikonya,” ujar Jokowi.

  1. 1. Jokowi Akui Dapil 5 Jateng Bukan Wilayah Mudah

    IMG_0213.jpeg
    Presiden ke-7 Jokowi. (IDN Times/Larasati Rey)

    Jokowi menyadari persaingan di Dapil 5 Jawa Tengah cukup berat. Ia menyebut PSI memiliki tim yang melakukan perhitungan politik sebelum menentukan wilayah pencalonan.

    Menurutnya, kalkulasi tersebut menjadi bagian penting sebelum Kaesang memutuskan maju di dapil tersebut.

    “PSI punya tim yang berkaitan dengan hitung-hitungan politik. Tetapi ya kita tahu bahwa Dapil 5 Jawa Tengah itu adalah dapil yang sangat berat,” kata Jokowi.

    Meski mengetahui tingkat persaingan yang tinggi, keputusan untuk maju disebut telah final. Jokowi pun meminta Kaesang menghadapi tantangan tersebut dengan bekerja langsung di lapangan.

    “Tapi sudah diputuskan masuk, hadapi risiko dan segera kuasai lapangan,” ujarnya.

  2. 2. Tegaskan Tak Pernah Beri Arahan Politik.

    IMG-20260717-WA0010.jpg
    Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) PSI dan melantik ketua DPW, DPD dan DPC PSI provinsi Bengkulu, Jumat (17/7/2026)(Dok. PSI)

    Jokowi juga membantah dirinya memberikan instruksi atau arahan khusus kepada Kaesang terkait pencalonan tersebut.

    Ia menegaskan keputusan politik sang putra merupakan hasil pertimbangan sendiri. Jokowi memilih tidak mencampuri keputusan tersebut dan hanya memberikan dukungan sebagai orang tua.

    “Tidak ada, tidak ada. Tidak pernah saya,” tegas Jokowi.

    Ia kembali mengatakan bahwa keputusan maju sebagai caleg tentu telah dipertimbangkan secara matang oleh Kaesang dan tim politik PSI.

    “Sudah memutuskan, pasti sudah dihitung dengan kalkulasi-kalkulasi yang matang,” katanya.

  3. 3. Kaesang Satu Dapil dengan Puan Maharani.

    Puan dan Kaesang usai pertemuan
    Puan Usai Pertemuannya dengan Kaesang: Santai seperti Kakak-Adik

    Kaesang nantinya akan berada di Dapil 5 Jawa Tengah, wilayah yang juga menjadi daerah pemilihan Ketua DPR RI Puan Maharani. Jokowi membenarkan kemungkinan tersebut.

    “Njih, iya, kalau di Dapil 5 iya,” kata Jokowi.

    Namun, Jokowi kembali menegaskan tidak akan memberikan strategi atau arahan politik kepada putranya. Ia menyerahkan sepenuhnya langkah politik Kaesang kepada yang bersangkutan dan PSI.

    Bagi Jokowi, dukungan yang dapat diberikan sebagai orang tua bukan dalam bentuk intervensi politik, melainkan doa dan restu.

    “Orang tua itu hanya merestui dan mendoakan,” tutur Jokowi.

    Dengan keputusan tersebut, Kaesang kini menghadapi persaingan politik di Dapil 5 Jawa Tengah yang dinilai cukup ketat. Tantangan berikutnya adalah membangun kekuatan politik dan mendapatkan dukungan pemilih di wilayah tersebut.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More