Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kenapa Jam Tangan di Iklan Selalu Menunjukkan Pukul 10:10? Ini Pertimbangannya

Kota Semarang
Kenapa Jam Tangan di Iklan Selalu Menunjukkan Pukul 10:10? Ini Pertimbangannya
foto jam tangan Swatch (dok. Swatch)
  • Pengaturan waktu 10:10 pada iklan jam tangan merupakan standar global yang dirancang secara detail berdasarkan estetika simetri, psikologi konsumen, dan efisiensi branding.

  • Posisi jarum ini membingkai logo merek agar tidak tertutup, memperlihatkan fitur tanggal/sub-dial, serta membentuk siluet "wajah tersenyum" (smiley face) yang memicu respons emosional positif secara bawah sadar.

  • Tradisi ini menggantikan standar lama era sebelum 1950-an (pukul 8:20) yang dianggap memberikan kesan visual cemberut dan lesu.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Pernahkah kamu memperhatikan bahwa hampir seluruh foto iklan jam tangan—mulai dari merek lokal hingga brand mewah internasional—hampir selalu menampilkan jarum yang menunjuk ke pukul 10:10?

Ternyata, fenomena ini bukan sekadar kebetulan atau kesepakatan acak. Pengaturan waktu ini adalah kombinasi dari trik pemasaran, ilmu psikologi, dan estetika visual yang sudah menjadi standar industri horologi global.

Berikut adalah 3 alasan utama di balik pemilihan pukul 10:10 pada iklan jam tangan:

  1. 1. Membingkai Logo Merek secara Sempurna (Brand Framing)

    foto jam tangan Casio kulit asli
    foto jam tangan Casio kulit asli (dok. Casio)

    Mayoritas produsen jam tangan menempatkan logo dan nama merek mereka di posisi tengah atas, tepat di bawah angka 12.

    Dengan menempatkan jarum jam di angka 10 dan jarum menit di angka 2 (atau 10:08/10:11), kedua jarum tersebut membentuk sudut berbentuk V yang mengarah tepat ke logo. Ini secara otomatis membingkai logo merek dengan sempurna tanpa menutup atau menghalangi nama brand dari pandangan calon pembeli.

  2. 2. Efek Psikologis "Wajah Tersenyum" (The Smiley Face Effect)

    foto jam tangan Seiko
    foto jam tangan Seiko (instagram.com/seiko.id)

    Manusia memiliki kecenderungan psikologis untuk merespons bentuk dan pola visual secara emosional.

    Posisi jarum di angka 10 dan 2 membentuk kurva melengkung ke atas yang menyerupai bentuk senyuman (smiley face). Secara bawah sadar, bentuk visual ini memicu perasaan bahagia, ramah, dan optimis pada calon konsumen yang melihatnya.

  3. 3. Simetri Visual & Keterlihatan Fitur Dial

    Multifort 8 One Crown jam tangan terbaru hasil kolaborasi MIDO dan Lee Jong-suk
    Multifort 8 One Crown jam tangan terbaru hasil kolaborasi MIDO dan Lee Jong-suk (dok. MIDO)
    • Simetri yang Seimbang
      • Sudut yang dibentuk memberikan keseimbangan visual yang sangat simetris dan menyenangkan mata di seluruh permukaan dial (wajah jam).
    • Menonjolkan Fitur Tambahan
      • Posisi ini memastikan jendela penunjuk tanggal (yang biasanya terletak di angka 3, 6, atau 9) serta sub-dial chronograph tidak tertutup oleh jarum jam maupun menit, sehingga seluruh fitur produk dapat terlihat secara jelas.

  4. Perbandingan Tampilan Visual: 10:10 vs 8:20

    ilustrasi jam tangan pria
    ilustrasi jam tangan pria (unsplash.com/Racim Amr)

    Parameter Visual

    Pengaturan Pukul 10:10 (Standar Modern)

    Pengaturan Pukul 8:20 (Standar Lama)

    Kesan Psikologis

    Optimis, ramah, menyerupai wajah tersenyum

    Cemberut, lesu, menyerupai wajah sedih

    Kondisi Logo Merek

    Terbingkai rapi di bawah angka 12

    Tertutup / terpotong dari arah bawah

    Keseimbangan Visual

    Simetris, terbuka ke atas, dinamis

    Terkesan berat ke bawah, menguncup

  5. Sejarah Singkat

    ilustrasi jam tangan pria untuk kado
    ilustrasi jam tangan pria untuk kado (pexels.com/Marius Mann)

    Sebelum tahun 1950-an, standar fotografi iklan jam tangan sempat menggunakan posisi pukul 8:20. Namun, para pemasar menyadari bahwa sudut jarum melengkung ke bawah memberikan kesan visual yang "murung" dan kurang menarik penjualan.

    Industri kemudian sepakat membalik jarum ke posisi 10:10 sebagai standar global hingga saat ini.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More