Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

H-2 Lebaran 2025, Arus Mudik di Semarang Terpantau Lancar dari Udara

H-2 Lebaran 2025, Arus Mudik di Semarang Terpantau Lancar dari Udara
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Basarnas dan Jasa Marga memantau arus mudik dari udara pada H-2 Lebaran, Sabtu (29/3/2025).
Intinya Sih
  • Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng memantau arus mudik dari udara pada H-2 Lebaran 2025
  • Arus mudik di wilayah Semarang dan sekitarnya terpantau normal dan lancar
  • Kebijakan potongan tarif tol oleh PT. Jasa Marga berperan dalam mengurangi potensi kemacetan
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Semarang, IDN Times -  Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama Basarnas dan Jasa Marga memantau arus mudik dari udara pada H-2 Lebaran, Sabtu (29/3/2025). Dari pantauan tersebut, arus mudik di wilayah Semarang dan sekitarnya terpantau normal dan lancar. 

1. Jalur-jalur utama terjadi peningkatan

Kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Kendaraan antre memasuki Gerbang Tol Kalikangkung di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (26/3/2025). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

"Semuanya masih normal. Pergerakan arus mudik di sejumlah titik dalam kota, khususnya di jalur-jalur utama terjadi peningkatan, tetapi tidak sampai menimbulkan kemacetan. Sementara itu, pantauan lalu lintas dari Tol Kalikangkung sampai Tol Bawen terlihat ramai lancar, masih smooth meski terjadi antrean di gardu pembayaran," ujar Agustin.

Agustin menjelaskan, penyebab arus lalu lintas pada mudik Lebaran 2025 relatif lancar dan tidak terjadi penumpukan di wilayah Kota Semarang, karena kebijakan potongan tarif tol yang diberlakukan oleh PT. Jasa Marga. Kebijakan ini berperan dalam mendistribusikan kepadatan kendaraan sehingga mengurangi potensi kemacetan.

"Selain itu, libur Lebaran lebih panjang sehingga masyarakat bisa fleksibel mengatur-ngatur jadwal perjalanannya," imbuhnya.

2. One way efektif mengurai kepadatan lalu lintas

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan pantauan arus mudik di Gerbang Tol Kalikangkung. (dok. Pemkot Semarang)
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng melakukan pantauan arus mudik di Gerbang Tol Kalikangkung. (dok. Pemkot Semarang)

Menanggapi pemberlakuan skema one way lokal sebagai rekayasa lalu lintas untuk memperlancar arus kendaraan dengan mengkondisikan ruas jalan dalam satu arah perjalanan di ruas tol dalam kota, Agustin menyambut baik dan mengatakan strategi tersebut menjamin kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025.

"Kebijakan ini menurut saya sangat efektif untuk mengurai kepadatan. Terbukti di jalur-jalur arteri mengalir lancar. Namun, saya meyakini jika terjadi penumpukan, teman-teman dari Jasa Marga, kepolisian, dan Dinas Perhubungan Kota Semarang akan melakukan antisipasi untuk mengatasi lonjakan kendaraan. Kami semua standby," katanya.

Lebih jauh, Agustin mengatakan, bahwa pemerintah telah menerapkan pemberlakuan jalur satu arah lokal dari Tol Kalikangkung hingga Tol Bawen dimulai sejak Jumat (28/3/202) lalu.

3. One way lokal diterapkan sampai Senin (31/3/2025)

Arus lalulintas di Gerbang Tol Kalikangkung Ngaliyan Semarang. (IDN Times/Dok Humas Polda Jateng)
Arus lalulintas di Gerbang Tol Kalikangkung Ngaliyan Semarang. (IDN Times/Dok Humas Polda Jateng)

"(Pelaksanaan) sampai Minggu (30/3/2025), tetapi tidak menutup kemungkinan hingga Senin (31/3/2025), karena volume kendaraan saat hari H IdulFitri cenderung meningkat sehingga jalur-jalur yang mengarah ke wilayah padat akan diatur," jelasnya.

Untuk diketahui, rekayasa one way lokal akan terus diterapkan hingga arus balik yang menuju ke Jakarta sembari menunggu ketentuan teknis lebih lanjut.

Pemerintah terus berupaya menyiapkan sejumlah pengaturan dan manajemen lalu lintas dengan baik untuk mengendalikan arus mudik dan balik Lebaran 2025 agar semuanya berjalan lancar, aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.

"Mudah-mudahan mudik tahun ini lancar sehingga masyarakat bisa berbahagia bertemu keluarga," pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Bandot Arywono
EditorBandot Arywono

Latest News Jawa Tengah

See More