Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Harga Daging Ayam Naik, Inflasi Maret 2026 di Jateng Capai 0,57 Persen

Harga Daging Ayam Naik, Inflasi Maret 2026 di Jateng Capai 0,57 Persen
Ilustrasi inflasi (Foto: IDN Times)
Intinya Sih
  • BPS Jawa Tengah mencatat inflasi Maret 2026 sebesar 0,57 persen dengan IHK 111,06, lebih rendah dibanding Februari yang mencapai 0,76 persen.
  • Kenaikan harga daging ayam ras dan beras menjadi penyumbang utama inflasi karena meningkatnya permintaan menjelang Ramadan dan Idulfitri.
  • Inflasi tertinggi di Jawa Tengah tercatat di Kota Tegal sebesar 3,99 persen, sedangkan terendah di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Semarang, IDN Times - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi bulan Maret 2026 di Provinsi Jawa Tengah mencapai 0,57 persen secara bulanan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 111,06. Kenaikan harga daging ayam ras menjadi salah satu pemicu inflasi di bulan lalu. 


1. Inflasi bulan Maret lebih rendah daripada Februari

Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said. (IDN Times/tangkapan layar/bt)
Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said. (IDN Times/tangkapan layar/bt)

Kepala BPS Jawa Tengah, Ali Said mengatakan, inflasi bulan Maret 2026 secara bulanan itu lebih rendah dibandingkan dengan Februari 2026 yang sebesar 0,76 persen. Sedangkan secara tahunan, inflasi Maret 2026 sebesar 3,54 persen.

‘’Dari 11 kelompok pengeluaran, sembilan kelompok mengalami inflasi, satu kelompok mengalami deflasi, dan satu kelompok tidak mengalami perubahan. Penyumbang inflasi terbesar dari kelompok makanan, minuman dan tembakau dengan andil sebesar 0,43 persen,’’ ungkapnya dalam siaran pers secara daring, Rabu (1/4/2026).

Adapun, dari kelompok makanan, minuman, dan tembakau, komoditas yang menyumbang inflasi adalah kenaikan harga daging ayam ras dan beras. Selanjutnya, kelompok transportasi sebagai penyumbang inflasi kedua memiliki andil 0,09 persen. Ini terjadi karena ada kenaikan tarif angkutan antar kota dan bensin.

2. Permintaan daging ayam ras meningkat di bulan Ramadan dan Idulfitri

Ilustrasi daging ayam. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Ilustrasi daging ayam. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

‘’Sedangkan, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya memberikan andil deflasi sebesar 0,02 persen karena penurunan harga emas perhiasan,’’ ujar Ali.

Untuk diketahui, komoditas penyumbang inflasi pada bulan Maret secara bulanan di antaranya daging ayam ras, angkutan antar kota, bensin dan minyak goreng. Sedangkan, komoditas yang memberikan andil deflasi secara bulanan antara lain cabai rawit, angkutan udara, emas perhiasan, angkutan kereta api, dan tarif jalan tol.

Ali menjelaskan, harga daging ayam ras mengalami kenaikan sejak awal tahun 2026. Kondisi ini disebabkan permintaan terhadap komoditas tersebut sejak sebelum Ramadan hingga Idulfitri, terutama pada minggu ketiga dan keempat Maret.

3. Inflasi tertinggi di Kota Tegal

Ilustrasi pedagang bahan pokok di pasar tradisional (IDN Times/Asrhawi Muin)
Ilustrasi pedagang bahan pokok di pasar tradisional (IDN Times/Asrhawi Muin)

‘’Harga beras juga merangkak naik sejak Januari 2026 dan puncaknya Maret minggu ketiga karena meningkatnya permintaan konsumen. Sedangkan, kenaikan tarif angkutan antar kota menyumbang inflasi karena tingginya permintaan tiket saat momen mudik Lebaran serta penerapan tarif musim,’’ jelasnya.

Selanjutnya, komoditas lain yang menyumbang inflasi adalah bensin nonsubsidi. Harga Pertamax dan Pertamax Turbo naik, karena kenaikan harga minyak mentah dunia. Sedangkan, kenaikan harga minyak goreng juga memberikan andil inflasi, karena meningkatnya permintaan konsumen selama bulan Ramadan dan Idulfitri dan kenaikan harga CPO dunia.

Sementara, pada bulan Maret 2026, inflasi tertinggi di Jawa Tengah terjadi di Kota Tegal sebesar 3,99 persen dengan IHK sebesar 111,89 dan terendah terjadi di Kabupaten Wonosobo sebesar 3,15 persen dengan IHK sebesar 113,19.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dhana Kencana
EditorDhana Kencana
Follow Us

Latest News Jawa Tengah

See More